Berita

Konferensi pers KPK saat menetapkan Bupati Bogor Ade Yasin dan 7 orang lainnya sebagai tersangka/RMOL

Hukum

Kasus Suap Bupati Bogor, Proyek Jalan Kandang Roda-Pakansari yang Diduga Janggal Didalami KPK

KAMIS, 28 APRIL 2022 | 05:48 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal melakukan pendalaman lebih lanjut terkait dengan proyek peningkatan jalan Kandang Roda-Pakansari Bogor yang dinilai janggal.

Sebab, proyek ini diduga menjadi pemicu Bupati Bogor Ade Yasin menyuap anggota BPK perwakilan Jawa Barat agar mendapat predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Bogot TA 2021.

“Temuan fakta Tim Audit ada di Dinas PUPR, salah satunya pekerjaan proyek peningkatan jalan Kandang Roda–Pakansari dengan nilai proyek Rp94,6 miliar yang pelaksanaannya diduga tidak sesuai dengan kontrak,” kata Ketua KPK, Firli Bahuri, saat menyampaikan keterangan pers, Kamis dinihari (28/4).


Firli menambahkan, temuan itu kemudian oleh anak buah Bupati Bogor dikatakan bakal berakibat opini disclaimer dari BPK.

“Karena itu saya kira, kita tidak akan pernah berhenti sampai di sini saja. Tentu tadi saya sampaikan masih perlu pendalaman terkait dengan berbagai pekerjaan,” tegas Firli.

Namun yang pasti, lanjut Firli, terungkapnya kasus ini karena ada keinginan dan kehendak dari Bupati Bogor Ade Yasin, yaitu tentang bagaimana supaya Pemkab Bogor memperoleh predikat WTP di dalam pemeriksaan laporan keuangan daerah tahun 2021.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

UPDATE

Direktur Namarin Bongkar Deretan Kekecewaan Iran terhadap Indonesia

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:58

Malaysia Lolos Selat Hormuz, Indonesia Masih Tahap Lobi

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:56

Pemerintah Harus Siapkan Langkah Terukur Antisipasi Krisis Pangan

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:26

Doa di KM 50, PUI Singgung Dugaan Pengaburan Fakta

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:24

Perintah Trump Lumpuhkan Listrik Iran adalah Kejahatan Perang

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:11

Pemulihan Pascabencana di Sumut Masih Tahap Perencanaan

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:43

Perbakin DKI-Jabar-Banten Gelar Kejuaraan Menembak Multi Event 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:23

Awalil Rizky Wanti-wanti Dampak Lonjakan Energi Global terhadap RI

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:14

Wali Kota Pendudukan Kiryat Shmona Murka ke Netanyahu Cs

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:11

Optimisme Purbaya Harus Dibarengi Kinerja Nyata

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:48

Selengkapnya