Berita

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima/Ney

Politik

Pimpinan Komisi VI DPR Minta Pemerintah Segera Bereskan Utang BUMN

RABU, 27 APRIL 2022 | 20:24 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memang memiliki peran penting dalam pembangunan negara. Namun demikian, pemerintah harus membayar kewajiban utang mereka pada BUMN agar perusahaan bisa berkembang dan mampu memberikan dampak positif bagi rakyat dan negara.

Begitu tegas Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (27/4). Di mana berdasarkan catatan Bank Indonesia (BI), pertumbuhan utang luar negeri (ULN) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada Februari 2022 adalah sebesar 58,34 miliar dolar AS.

"Memang itu badan usaha milik negara mempunyai peran agent development, di mana itu menjadi satu hal yang membedakan dengan perusahaan sektor. Tetapi kalau dalam perusahaan ada bedanya, proyek ya dibayar gitu lho,” ujarnya.


Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini yakin pemerintah paham dengan kondisi yang dialami BUMN. Dia berharap utang segera dicicil dan kemudian pemerintah fokus menyelesaikan pekerjaan lain sebelum masa amanah berakhir.

"Saya kira pemerintah paham itu, dan sebaiknya segera dibereskan supaya banyak hal dan tugas lain yang juga masih harus dikerjakan oleh pemerintah,” katanya.

Aria Bima tidak ingin beban yang diderita BUMN harus ditutup dengan menggunakan pinjaman uang luar negeri. Sebab, hal itu justru akan membebani korporasi masing-masing BUMN.

“Jadi saya kira dia kan proyek, timelinenya waktu, dan kalau belum bayar penaltinya, biaya cost of fund-nya juga harus diperhitungkan,” tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya