Berita

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto/Net

Politik

Berlaku Tengah Malam Nanti, Menko Airlangga: Semua Produk CPO Beserta Turunannya Dilarang Ekspor

RABU, 27 APRIL 2022 | 20:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah melalui Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto meluruskan informasi mengenai pelarangan bahan baku dan produk minyak goreng sebagaimana sebelumnya disampaikan Presiden Joko Widodo.

Menko Airlangga menuturkan, telah terjadi salah informasi mengenai kebijakan pelarangan ekspor bahan baku minyak goreng, yang semula diartikan masyarakat hanya RBD Palm Olein dan juga minyak goreng itu sendiri.

Padahal, kata dia, pengumuman larangan ekspor yang disampaikan Presiden Jokowi berlaku untuk semua produk crude palm oil (CPO) dan turunannya. Larangan ekspor ini, dalam rangka untuk penyediaan stok dan stabilitas harga minyak goreng curah.


“Menindaklanjuti penjelasan pemerintah sebelumnya, ini menjadi penting agar tidak terjadi perbedaan interpretasi, mengenai kebijakan larangan ekspor CPO dan turunannya, dalam rangka penyediaan minyak goreng curah dengan harga Rp 14ribu perliter yang merata di seluruh Indonesia,” ucap Airlangga dalam keterangan persnya secara virtual, Rabu (27/4).

Ketua Umum Partai Golkar ini menegaskan kembali, dari arahan Presiden Jokowi tentang pelarangan ekspor minyak goreng dan bahan baku minyak goreng, seluruhnya telah dilarang untuk ekspor.

"Sesuai dengan keputusan bapak presiden mengenai hal tersebut dan memperhatikan pandangan dan tanggapan dari masyarakat kebijakan pelarangan ini didetailkan yaitu berlaku untuk semua produk baik itu CPO, RPO, RBD Palm Olein, Pome, dan used cooking oil,” tegasnya.

Pemerintah, akan melakukan pelarangan ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng itu sendiri berlaku pada malam hari ini pukul 00.00 WIB.

"Karena ini sesuai dengan apa yang sudah disampaikan oleh Bapak Presiden bahwa ini akan berlaku pada tanggal 28 atau malam ini jam 12 malam,” pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya