Berita

Para pejuang yang diduga tentara Israel/Net

Dunia

Video Viral Tampilkan Tentara Israel Ikut Berperang Lawan Rusia di Ukraina

RABU, 27 APRIL 2022 | 13:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan orang-orang Israel tampak ikut berperang melawan Rusia di Ukraina.

Video yang beredar sejak Minggu (24/4) tersebut memperlihatkan seorang pejuang berbicara dalam bahasa Ibrani menyampaikan ucapan terima kasih kepada sekelompok pejuang yang telah membantu melawan Rusia.

"Kami ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh bangsa Israel, kepada pemerintah Israel, yang telah membantu kami selagi kami dapat berperang melawan Rusia, dalam perang yang sulit ini," ujar orang tersebut.


Tidak sendiri, ada beberapa orang yang berbicara dalam video tersebut.

"Kami ingin berterima kasih kepada semua orang Yahudi yang membantu kami. Kami di sini untuk Ukraina dan untuk seluruh bangsa yang hidupnya terancam, kami membantu mereka, kami semua di sini bersama-sama melakukan pekerjaan yang baik," kata yang lainnya.

Video tersebut diunggah oleh akun Twitter seorang sukarelawan Kanada yang mengaku berperang melawan militer Rusia di daerah Kherson.

"Israel berperang melawan penjajah #Rusia di #Ukraina," cuitnya dalam unggahan tersebut.

Hingga saat ini, video tersebut sudah diputar 1,2 juta kali penayangan.

Menurut seorang sejarawan sekaligus jurnalis Iran, Babak Taghvaee, para pejuang tersebut tampaknya berasal dari Israel.

"Mereka pernah bertugas di IDF dan berperang melawan teroris Hamas, PIJ (Jihad Islam Palestina) dan Hizbullah. Mereka sekarang berada di Ukraina untuk berperang melawan Angkatan Bersenjata Rusia," ujarnya.

Tidak diketahui apakah para pejuang yang diduga orang-orang Israel itu merupakan warga negara Ukraina-Israel.

Ukraina sendiri telah membentuk divisi legiun asing dan unit pasukan khusus pejuang asing untuk sukarelawan asing. Militer Ukraina telah mengklaim bahwa 20 ribu orang asing dari 52 negara telah mendaftar untuk mendaftar.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya