Berita

Direktur Eksekutif Jaringan Moderasi Beragama Indonesia Islah Bahrawi/Net

Politik

Islah Bahrawi: Gagasan Islam Merah Putih, Positif untuk Seimbangkan Nasionalisme dan Agama

SELASA, 26 APRIL 2022 | 20:47 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Gagasan Islam Merah Putih yang dicetuskan Ketua DPR RI Puan Maharani merupakan terobosan yang cermat untuk menghadirkan keseimbangan antara nasionalisme dan agama.

Begitu dikatakan Direktur Eksekutif Jaringan Moderasi Beragama Indonesia Islah Bahrawi saat diskusi Politik Indonesia Point seri 6 bertajuk "Islam Merah Putih Puan Maharani" yang digelar di Jakarta, Selasa (26/4).

Dikatakan Islah Bahrawi, hadirnya gagasan ini juga menjadi penangkal politik identitas berdasarkan agama yang saat ini masih menjadi jualan politik pada setiap kali menuju tahun politik.


“Dengan konsep ini, ruang atau celah bagi mereka yang memakai politik identitas berdasarkan agama jadi tertutup. Gagasan Islam Merah Putih itu adalah politik tengah, tidak terlalu ke kiri, tidak terlalu ke kanan juga dan itu menjadi keuntungan tersendiri,” ujar Islah Bahrawi.

Islah menjelaskan, Islam Merah Putih yang disampaikan Puan tidak perlu diperdebatkan seakan-akan menjadi aliran baru. Gagasan tersebut, menurutnya, tidak jauh berbeda dengan konsep Islam Nusantara yang digagas Nahdlatul Ulama.

“Bahwa ada yang menfasirkan aneh, ya sama dengan Islam Nusantara yang dianggap seakan aliran baru dalam Islam, saya katakan, memang yang model begini, hanya orang cerdas saja yang paham, hanya orang-orang yang mau berpikir,” jelasnya.

Hakikat Islam Merah Putih yang disampaikan Puan, lanjutnya, menjadi jembatan yang baik untuk tidak membenturkan nasionalisme dengan agama.

Pasalnya, masih kata Islah, di banyak tempat yang dilanda konflik jelas dia terjadi karena nasionalisme dan identitas dibenturkan.

“Kita lihat Sudah, Rwanda dan negara-negara di Timur Tengah dilanda konflik karena tidak mampu menempatkan identitas baik agama maupun suku dalam konteks kebangsaan," tuturnya.

"Maka saya apresiasi gagasan Islam Merah Putih ini dalam rangka itu, membuat nasionalisme dan agama itu dipangku bersamaan,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya