Berita

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie/Net

Politik

Jerry Massie: Mahasiswa Tak Ada Urgensi Bikin Partai, Jangan Sampai Hanya untuk Tunda Pemilu

SELASA, 26 APRIL 2022 | 15:08 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kelompok mahasiswa yang tergabung di dalam BEM Nusantara, dan sempat beraudiensi Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Wiranto membuat partai politik (parpol). Hal ini pun berbuah kecurigaan dari masyarakat.

Menurut pengamat politik Jerry Massie, wajar apabila ada kecurigaan dari masyarakat atas kemunculan Partai Mahasiswa Indonesia yang seakan tiba-tiba, dan bisa cepat mendapat pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM.

"Kalau mereka berstatus mahasiswa maka sebaiknya tak ada urgensi bikin parpol," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (26/4).


Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) ini sangsi melihat struktural Partai Mahasiswa Indonesia yang diisi oleh mahasiswa yang sempat beraudiensi dengan Wiranto usai melakukan demo awal bulan ini.

"Bisa saja ini akan dikendalikan oleh kelompok tertentu, dan mereka hanya dijadikan alat politik untuk tujuan dari kelompok yang membackup mereka," kata Jerry.

"Anehnya, ketua umum mereka Eko Pratama yang merupakan Ketua BEM Nusantara sempat bertemu Wantimpres Jenderal (Purn) Wiranto. Saya pikir aneh saja langsung ada partai ini," sambungnya.

Oleh sebab itu, Jerry mewanti-wanti masyarakat untuk waspada terhadap kelompok-kelompok yang tiba-tiba muncul secara tidak wajar. Dirinya pun tak bisa memungkiri masih adanya gerakan penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden 3 periode.

"Jangan sampai ini sengaja didirikan untuk menjadi tandingan BEM SI, atau bakal deklarasi penundaan pemilu dan Jokowi 3 periode," demikian Jerry.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya