Berita

Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan/Net

Politik

Legislator PKB Ini Sempat Kagum dengan Ketegasan Jokowi Larang Ekspor CPO

SELASA, 26 APRIL 2022 | 13:51 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Larangan ekspor CPO bahan baku minyak goreng perlu dipikirkan ulang oleh pemerintah agar tidak mengorbankan hajat rakyat dalam memenuhi kebutuhan.

Ketua DPP PKB, Daniel Johan awalnya mengaku kagum dengan ketegasan Presiden Joko Widodo melarang ekspor CPO. Namun sayang, kebijakan yang dikeluarkan pasca kasus mafia minyak goreng tersebut terkesan tidak matang.

"Saya sempat kagum dan kaget dengan ketegasan presiden. Namun, kebijakan ini harus dipikir ulang secara mendalam mengingat berdampak luas ke rakyat dan membuat pasar serta rantai pasokan tidak pasti,” ujar Daniel Johan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (26/4).


Anggota Komisi IV DPR RI ini mengatakan, larangan ekspor akan berdampak dan memukul 6 juta hektare lahan petani sawit rakyat dengan 2,7 juta KK para petaninya.

“Karena 40 persen kebun sawit adalah kebun rakyat yang sudah bertahun-tahun mengalami harga buah tandan di bawah biaya perawatan. Saat baru menikmati sedikit perbaikan, sudah langsung dikoreksi,” imbuhnya.

Soal CPO, kata dia, sebanyak 85 persen CPO Indonesia selama ini menjadi kekuatan andalan ekspor nasional, hanya 15 persen untuk kebutuhan lokal sebagai minyak goreng dan lainnya.

“Bila ekspor dihentikan, akan membuat tangki penyimpanan tidak mampu menampung sehingga akan banyak pabrik setop produksi dan berdampak kepada nasib pekerja. Penerimaan negara yang sekitar Rp 500 triliun bisa hilang,” ujarnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya