Berita

Perwakilan Tetap China untuk PBB, Zhang Jun/Net

Dunia

Di Dewan Keamanan PBB, China: Masalah Palestina Tak Boleh Dipinggirkan atau Dilupakan

SELASA, 26 APRIL 2022 | 13:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China menyoroti bentrokan antara warga Palestina dan aparat keamanan Israel baru-baru ini di pertemuan Dewan Keamanan PBB. Beijing menyebut, masalah Palestina tidak boleh dipinggirkan atau bahkan dilupakan.

Selama pertemuan pada Senin (25/4), Perwakilan Tetap China untuk PBB, Zhang Jun mengutuk serangan terhadap warga sipil dan menentang semua tindakan yang melanggar status quo di Yerusalem.

Zhang mengatakan, keamanan Palestina dan Israel saling bergantung dan tidak terpisahkan. Untuk itu, ia mendesak kedua belah pihak, terutama Israel, untuk menahan diri dan mencegah ketegangan.


"Tidak mungkin memutus siklus kekerasan atau menghilangkan dilema keamanan dengan membangun keamanan sendiri dengan mengorbankan keamanan orang lain," kata Zhang, seperti dikutip CGTN.

Zhang menuturkan, masalah Palestina merupakan inti dari situasi di Timur Tengah. Sehingga solusi dua negara penting untuk diterapkan.

"Koeksistensi damai hanya dapat dicapai dengan menjunjung tinggi visi keamanan bersama, komprehensif, kooperatif dan berkelanjutan," tambahnya.

Lebih lanjut, Zhang menegaskan kembali dukungan China untuk pembentukan negara Palestina yang sepenuhnya berdaulat dan merdeka berdasarkan perbatasan tahun 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.

"China akan terus bekerja dengan komunitas internasional untuk melakukan upaya tak henti-hentinya untuk solusi yang komprehensif, adil dan adil untuk masalah Palestina," ucap Zhang.

Selama beberapa minggu terakhir, warga Palestina dan polisi Israel mengalami bentrokan di kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem, menyebabkan lebih dari 160 warga Palestina terluka.

Sejak Maret, pasukan Israel telah menewaskan sedikitnya 29 warga Palestina dalam serangan Tepi Barat, dan serangkaian serangan jalanan Arab yang mematikan telah menewaskan 14 orang di Israel.

China mendesak Israel untuk berhenti menghancurkan rumah warga Palestina, mengusir warga Palestina atau memperluas pemukiman, dan menciptakan kondisi untuk pengembangan komunitas Palestina di Tepi Barat.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya