Berita

Penduduk Beijing berlomba mendapatkan pasokan makanan khawatir penguncian/Net

Dunia

Takut Seperti Shanghai, Penduduk Beijing Panic Buying Beli Banyak Makanan untuk Berminggu-minggu

SELASA, 26 APRIL 2022 | 11:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Penduduk di distrik Chaoyang, Beijing berlomba-lomba mendapatkan pasokan makanan lantaran khawatir wilayahnya akan dikunci selama berminggu-minggu, seperti halnya di Shanghai.

Chaoyang merupakan distrik terbesar di Beijing yang memiliki 3,45 juta penduduk.

Sejak Minggu malam (24/4), otoritas memulai tes Covid-19 secara massal sebanyak tiga kali sepekan, dan meminta penduduk untuk tidak keluar rumah.


Melihat penduduk Shanghai yang kesulitan mendapatkan makanan hingga obat karena aturan penguncian, maka penduduk Beijing berusaha menimbun makanan. Mereka memadati toko hingga e-commerce untuk membeli sayuran, daging segar, mie instan, hingga kertas toilet.

Seorang warga Chaoyang berusia 63 tahun mengaku membeli dua kantong sayuran, yang cukup untuk 8-10 hari, untuk berjaga-jaga jika gedung dikunci lebih lama dari jadwal.

"Shanghai adalah pelajaran," ujarnya, seperti dikutip Reuters.

Beban kasus Beijing kecil dibandingkan dengan kasus global dan ratusan ribu di Shanghai. Sebagian besar sekolah, toko, dan kantor di Chaoyang juga tetap buka.

Pemerintah Shanghai melaporkan 51 kematian Covid baru pada 24 April. Itu menjadikan jumlah kematian resmi menjadi 138, semuanya dilaporkan mulai 17 April.

Kasus tanpa gejala lokal turun menjadi 16.983 dari 19.657 sehari sebelumnya di Shanghai. Sedangkan infeksi simtomatik naik menjadi 2.472, dari 1.401 kasus.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Koops TNI Papua Gelar Baksos di Panti Asuhan Santa Susana Mimika

Rabu, 11 Maret 2026 | 02:09

Mahfud MD Usul Fraksi DPR Dibikin Dua Blok

Rabu, 11 Maret 2026 | 02:00

Wakapolri Ingin Setiap Kebijakan Polri Bisa Dipertanggungjawabkan secara Ilmiah

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:33

Jimly Asshiddiqie Usul Masa Jabatan KPU seperti MK

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:20

Iran Menolak Tunduk kepada Trump

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:09

Inilah 11 Pimpinan Baru Baznas

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:40

Cara Licik Fadia Arafiq Korupsi

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:25

Setara Institute Catat 221 Pelanggaran KBB Sepanjang 2025

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:15

Operasional TPST Bantargebang Ditargetkan Pulih dalam Sepekan

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:01

Pramono-Rano Berhasil Tuntaskan PR Pemimpin Terdahulu

Selasa, 10 Maret 2026 | 23:29

Selengkapnya