Berita

Petani sawit di Lampung Utara./RMOLLampung

Bisnis

Jokowi Larang Ekspor CPO, Petani Lampung Menjerit Harga Sawit Anjlok

SELASA, 26 APRIL 2022 | 10:24 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Kebijakan Presiden Joko Widodo menghentikan ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng mulai Kamis (28/4) mendatang, telah berdampak pada harga jual sawit. Petani menjerit harga buah sawit yang anjlok hampir sepertiga.

Di Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, dalam pekan ini saja, harga jual buah sawit di tingkat petani turun drastis dari sebelumnya Rp 3.400 per kg menjadi 2.100 per kg.

"Pekan sebelumnya petani menjual buah kelapa sawit Rp 3.400 per kg, sedangkan pekan ini turun di bawah Rp 2.100 per kg. Kabarnya, besok hari terakhir pabrik buka, akan tetapi harga turun lagi Rp500," aku Adit, seorang petani sawit yang ditemui Kantor Berita RMOLLampung, Senin (25/4).


Dikatakan Adit, bahkan ada pabrik yang membeli buah kelapa sawit petani di bawah harga tersebut.

"Saya selalu didesak para petani lainnya untuk ikut berperan dalam menyuarakan harga kelapa sawit. Namun, itu tidak mungkin bisa dilakukan sendiri karena kebijakan (harga) ada pada pemilik pabrik dan pemerintah, bahkan ada pabrik yang nakal menerima dari petani dibawah dari harga itu," ujar Adit.

Anjloknya harga kelapa sawit juga disuarakan Ijal, petani dari Muara Sungkai, Lampung Utara. Ia mengeluh, kondisi ini terjadi justru menjelang lebaran.

"Sudah dua minggu ini mas turun. Di lapak Rp 1800 (per kg) dan di pabrik Rp 2500 (per kg), mana mau sambut lebaran lagi,” keluh dia kepada Kantor Berita RMOLLampung.

Ijal mengaku bingung dengan kabar yang simpang siur. Harga jual kelapa sawit di tingkat petani tidak merata. Sedangkan, kualitas buah kelapa sawit petani rata-rata relatif cukup bagus.

Dikatakan Ijal, selama ini petani sawit di daerahnya menjual kepada PT Anak Tuha Sawit Mandiri yang berlokasi di Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah. Ada dari pihak perusahaan yang datang membeli sawit petani.

“Entahlah, kabarnya pabrik mau tutup," ujar Ijal.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya