Berita

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar/RMOL

Politik

Kata Cak Imin: Selama Penuhi Presidential Threshold, Presiden dari Manapun Tidak Masalah

SENIN, 25 APRIL 2022 | 20:33 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Hasil survei Populi Center yang menunjukkan mayoritas masyarakat yakni 68,4 persen menginginkan calon presiden dari luar pulau Jawa, ditanggapi santai Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan, sejatinya siapapun berhak menjadi calon presiden. Baik itu masyarakat yang berasal dari Pulau Jawa ataupun di luar Pulau Jawa.

"Tentu secara prinsip dan praktek, bebas siapapun dari bangsa kita, Jawa luar Jawa gak ada beda sama aja," kata Cak Imin kepada wartawan di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (25/4).


Terpenting, kata Cak Imin, calon presiden yang akan maju, baik itu dari Jawa maupun luar Jawa, pada pemilu nanti harus memenuhi persyaratan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold (PT) 20 persen dari gabungan dukungan partai politik.

"Yang penting punya partai 20 persen, dari manapun enggak masalah," pungkasnya.

Lembaga penelitian kebijakan dan opini publik Populi Center merilis survei terbarunya dan disebutkan bahwa mayoritas masyarakat setuju Presiden Indonesia berasal dari luar pulau Jawa.

"Ketika masyarakat ditanya apakah setuju atau tidak setuju apabila suku yang berasal dari luar Jawa menjadi Presiden Indonesia, masyarakat menjawab setuju sebesar 68,4 persen (sangat setuju sebesar 6,2 persen, setuju sebesar 62,2 persen),” ujar peneliti sekaligus Deputi Direktur Eksekutif Populi Center, Rafif Pamenang Imawan, dalam diskusi virtual pada Minggu (24/4).

Sementara angka yang kurang setuju hanya sebesar 14,6 persen dan tidak setuju sebesar 11 persen. Sisanya, ada sebesar 6 persen menjawab tidak tahu/tidak jawab.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya