Berita

Anggota Dewan Pakar Partai Gerindra Bambang Haryo Soekartono/Net

Politik

Sudah Ada Tiga Waduk di Sekitar Wadas, Bambang Haryo Pertanyakan Urgensi Pembangunan Bendungan Bener

SENIN, 25 APRIL 2022 | 14:42 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah diminta melakukan kajian ulang untuk memetakan urgensi atau alasan mendesak mengapa pembangunan Bendungan Bener di wilayah Desa Wadas, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, masih perlu dilanjutkan.

Begitu pandangan anggota Dewan Pakar Partai Gerindra Bambang Haryo Soekartono, menyoal polemik yang masih menyertau proyek senilai Rp 2,1 triliun.

Bambang Haryo yang mengaku baru saja menyambangi Desa Wadas, terheran mengapa pembangunan Bendungan Bener dilakukan dengan menggusur wilayah Desa Wadas yang subur dan menjadi sumber penghidupan bagi warga secara turun-temurun.


“Saya menduga ada konspirasi dan unsur KKN untuk kepentingan pribadi dan kelompok tertentu dalam proyek tersebut. Sebab dlihat dari berbagai segi, proyek itu sebenarnya tidak diperlukan dan tidak layak dibangun,” kata Bambang Haryo kepada wartawan, Senin (25/4).

Disebutkan Bambang Haryo, di wilayah Purworejo, Wonosobo dan Kulonprogo sangat berlimpah air dari sejumlah sungai. Bahkan, sudah ada tiga bendungan atau waduk di sekitar Desa Wadas, seperti Waduk Wadaslintang yang berjarak sekitar 25 km dengan volume sekitar 50 juta m3 dan sudah berfungsi sejak tahun 1998.

Selain itu, ada Waduk Mrica yang bervolume 47 juta m3 serta, Waduk Sempor dengan volume 56,7 juta m3 yang berjarak 50 km dari wilayah Desa Wadas.

“Ketiga waduk ini sudah berfungsi sebagai irigasi, air baku dan pembangkit tenaga listrik di wilayah Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, bahkan sebagian Kulonprogo,” katanya.

Sedangkan, lanjut mantan anggota DPR RI ini, volume Waduk Bener yang sedang dalam pembangunan sangat besar sekitar 90 juta m3 yang sampai saat ini belum direncanakan manfaatnya untuk irigasi wilayah mana.

Bahkan, tuturnya, di wilayah Kecamatan Bener pun semua sawah sudah berfungsi secara penuh untuk mendapatkan air 24 jam setiap hari dari Sungai Pelus, termasuk juga wilayah Magelang dan Kebumen.

“Perencanaan proyek ini terkesan terlalu dipaksakan dan asal-asalan karena irigasi di wilayah Purworejo dan Kulonprogo sudah sangat sempurna dialiri dari berbagai sumber air sungai,” sesalnya.

Masih kata Bambang, alasan lain dari pembangunan Bendungan Bener, fungsi air baku dari waduk ini hanya digunakan untuk Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) dan penanggulangan banjir di wilayah Purworejo. Menurutnya, alasan ini pun tidak masuk akal.

“Air baku dikatakan untuk YIA, padahal bandara itu diapit oleh hilir atau muara dari sumber Sungai Bogowonto dan Sungai Serang yang mempunyai air baku yang sangat melimpah dan malah dikhawatirkan akan memberikan dampak banjir di kawasan YIA,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya