Berita

Pengamat politik Jerry Massie/Net

Politik

Jerry Massie: Partai Mahasiswa Cuma Guyonan Politik, Memangnya Sama Kaya Bikin PAUD Apa?

SENIN, 25 APRIL 2022 | 14:19 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Bukanlah satu hal yang aneh, jika menjelang tahun 2024 bermunculan partai politik (Parpol) baru. Namun, ada satu Parpol yang mengundang sorotan publik, yakni Partai Mahasiswa Indonesia.

Pengamat politik Jerry Massie berpendapat, Partai Mahasiswa Indonesia patut dipertanyakan maksud dan tujuan didirikannya, karena secara tiba-tiba dan cepat bisa langsung disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM.

"Saya pikir partai mahasiswa hanya guyonan politik. Mana ada di belahan dunia ini ada partai mahasiswa? Kalau partai buruh, konservatif, demokrat, libertarian, republik dan lainnya ada," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (25/4).


Sejauh yang diketahui Jerry, Partai Mahasiswa Indonesia dipimpin oleh Eko Pratama yang merupakan Ketua BEM Nusantara yang pernah beraudiensi dengan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden, setelah mengancam akan ikut berdemo menolak penundaan Pemilu.

Dari fakta itu, Jerry memandang perlu bagi seluruh pihak untuk mengetahui pemilik modal yang membiayai pendirian Partai Mahasiswa Indonesia.

"Sponsor mereka harus diungkap ke publik, biar tahu cukong di belakang entah harimau, singa atau naga?" tuturnya.

Lebih lanjut, Jerry mengkalkulasi biaya pendirian suatu Parpol tak murah, bisa mencapai ratusan miliar rupiah dan itu hanya untuk biaya operasional.

"Emangnya bikin Parpol sama dengan bikin PAUD anak Balita!," herannya.

"Silahkan, perlu diaudit juga berapa modal dan siapa penyantun dana mereka jika lolos verifikasi dan ikut Pemilu maka hal tersebut sudah tak masuk akal atau di luar nalar," demikian Jerry.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya