Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin/Net

Politik

Ujang Komarudin: Walau Biasa Saja, Peluang Capres Luar Jawa Tidak Besar

SENIN, 25 APRIL 2022 | 14:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Hasil survei Populi Center yang menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat sekitar 68,4 persen menginginkan calon presiden dari luar pulau Jawa, dinilai wajar. Pasalnya, itu akan menjadi hal baik untuk menghilangkan stigma Jawa Sentris.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (25/4).

"Karena jika capres hanya dari Jawa itu bentuk dari pikiran dan sekat politik yang sempit dan hanya Jawa sentris. Jadi hal biasa saja jika capres dari luar Jawa," kata Ujang.


Lagipula, kata Dosen Universitas Al-Azhar Indonesia ini, tidak ada yang berkeberatan juga apabila ada capres dari luar Pulau Jawa.

"Ya memang tak masalah jika ada capres dari luar Jawa. Dalam sistem hukum dan politik kita tak akan keberatan masyarakat dengan pola capres dari luar Jawa," tuturnya.

Namun begitu, Ujang menyebut yang menjadi persoalan selanjutnya adalah jumlah pemilih pada pemilu di Indonesia banyak dari Jawa, termasuk partisipasi pemilih di pulau Jawa.

"Jadi potensi menang capres dari luar Jawa tak sebesar capres dari Jawa," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya