Berita

Kegiatan vaksinasi Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Yogyakarta/Net

Nusantara

Binda Yogyakarta Intensif Vaksinasi Cegah Pelonggaran Sosial jadi Klaster Baru

SENIN, 25 APRIL 2022 | 13:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Masyrakat menyambut Ramadhan tahun ini dengan lebih suka cita. Utamanya, setelah pemerintah melonggarkan aktifitas ibadah berjamaah di masjid atau musala di mana dua tahun terakhir hal tersebut tidak diizinkan.

Seiring dengan ramainya masjid dan disertai mudik lebaran yang diizinkan pemerintah, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Yogyakarta memastikan menyambut baik dan siap mendukung adanya pelonggaran kegiatan masyarakat tersebut.

Kepala Binda Yogyakara, Brigjen Pol Andry Wibowo mengatakan, salah satu dukungan yang diberikan adalah perluasan dan intensitas vaksinasi Covid-19 yang diberikan BIN kepada masyarakat di seluruh Yogyakarta.


Dikatakan Andry, vaksinasi menjadi penting bagi masyarakat agar pelonggaran kegiatan tidak menjadi titik balik dari terjadinya klaster baru kasus paparan Covid-19.

“Apalagi saat ini varian Omicron berpotensi menyebar dengan cepat. Vaksinasi merupakan cara paling efektif dan efisien untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus karena interaksi sosial yang tinggi saat ini,” kata Andry dalam keterangannya, Senin (25/4).

Pada akhir pekan kemarin, lanjut Andry, Binda Yogyakarta menggelar vaksinasi di Sleman City Hall dan Teras II Malioboro, Kota Yogyakarta. Pelayanan vaksinasi dibuka pada pagi dan sore hari.

“Kita berharap, dengan semakin luasnya vaksinasi hingga dosis booster di Yogyakarta, masyarakat dapat menjalankan berbagai kegiatan sehari-hari, termasuk nanti bersilaturahmi bersama keluarga di hari raya Idulfitri dengan aman, nyaman, dan lancar,” sambung Andry Wibowo.

Lokasi lain yang dipilih untuk menggelar layanan vaksinasi adalah Masjid Agung Manunggal, Bantul. Vaksinasi di lokasi ini, Binda Yogyakarta bekerjasama dengan Kantor Kemenag Bantul, Polres Bantul,  Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Muhammadiyah, dan Nahdatul Ulama (NU).

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya