Berita

Aksi unjuk rasa saat penghitungan suara dalam pemilihan presiden Prancis 2022 masih berlangsung/Repro

Dunia

Anak Muda Paris Sambut Kemenangan Macron dengan Unjuk Rasa

SENIN, 25 APRIL 2022 | 07:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aksi unjuk rasa mewarnai penghitungan suara di mana Presiden Prancis Emmanuel Macron unggul dengan 56 persen dalam pemilihan presiden pada Minggu Malam (24/4) waktu setempat.

Rekaman video di media sosial menunjukkan polisi anti huru hara menyemprotkan gas air mata ke arah  demonstran di pusat kota Paris yang didominasi anak muda.

Dari tayangan France24 terlihat mereka berkumpul di lingkungan pusat Chatelet untuk memprotes kemenangan sang petahana.


Macron mengalahkan pemimpin sayap kanan Marine Le Pen dan siap melenggang untuk masa jabatan lima tahun keduanya.

Hasil sementara menunjukkan Macron unggul 56,54 persen melawan 43,46 persen suara Le Pen, menurut Kementerian Dalam Negeri Prancis.

Meskipun Macron menang dengan margin yang cukup baik, tingkat abstain diperkirakan akan mencapai level tertinggi sejak 1969, dengan sebagian besar pemilih tidak mau memilih Macron atau Le Pen.

Pendukung kandidat sayap kanan Marine Le Pen berkumpul di Bois de Boulogne Paris, berteriak mencemooh saat hasil sementara diumumkan.

Salah seorang pemuda, Paul Renkert (19 tahun) mengibarkan bendera Prancis dengan wajah lesu. "Saya sedih," katanya.

Renkert, yang telah melakukan perjalanan dari wilayah timur Alsace, mengatakan dia telah banyak menghabiskan waktu untuk terus mengikuti kampanye Le Pen. Menurutnya, masa depan Prancis akan lebih baik di tangan Le Pen.

Namun begitu, dia masih punya harapan untuk pemilihan legislatif pada Juni mendatang. Le Pen memang belum mengumumkan niatnya, tetapi Renkerft yakin Le Pen "tidak akan meninggalkan kita," katanya.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya