Berita

Yaqut Cholil Qoumas saat pidato di Puncak Harlah GP Ansor ke 88, Minggu malam (24/4)/Repro

Politik

Gus Yaqut Isyaratkan Seluruh Kader Ansor Solid Menangkan Erick Thohir di Pilpres 2024

MINGGU, 24 APRIL 2022 | 22:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dalam puncak perayaan hari lahir Gerakan Pemuda Ansor, sang Ketua Umum Yaqut Cholil Qoumas memberikan sinyal siap menyukseskan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menjadi calon presiden (Capres) di tahun 2024 mendatang.

Sinyal dukungan itu disampaikan oleh pria yang saat ini menjabat Menteri Agama RI saat pidato di Tasyakuran Harlah ke-88 GP Ansor, secara hybrid, Minggu (24/4).

Pria yang akrab disapa Gus Yaqut ini semula memuji Erick Thohir yang mengangkat mantan Ketum PBNU KH Said Aqil Siradj menjadi komisaris utama PT Kereta Api Indonesia (KAI).


Menurutnya ada korelasi antara GP Ansor dengan kereta api sebagai salah satu filosofi pergerakannya yakni berjalan tepat waktu. Selain itu, dijelaskan Gus Yaqut, mengibaratkan Ansor sama dengan kereta api, akan menabrak jika ada yang menghadang di depannya, dan membawa penumpang sampai tujuan.

Dari sana, Gus Yaqut menegaskan bahwa tujuan GP Ansor tidak berubah dengan yakni menjaga marwah para kiai, ulama dan juga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Wasilahnya macam-macam perantaranya macam-macam salah satu perantaranya adalah bagaimana kita mampu mendudukkan kader terbaik kita menjadi pemimpin negeri yang kita cintai ini.  Kita semua berkewajiban dan saya siap memberikan komando, sampai tujuan,” demikian kata Gus Yaqut.

Politisi dari PKB ini mengatakan, Erick Thohir merupakan kader Ansor terbaik, dan Ansor siap untuk mendukung Erick mencapai tujuannya.

"Hari ini kita bangga salah satu kader terbaik kita sekaligus salah satu menteri terbaik yang pernah dimiliki Indonesia sahabat ET (Erick Thohir) sedang meniti perjuangan menuju puncak pengabdiannya, artinya apa silahkan dimaknai sendiri,” katanya.

"Itu artinya apa? Sebagai ketua umum, saya memerintahkan kepada seluruh kader GP Ansor, dan barisan Ansor Serbaguna (Banser) untuk menyerahkan punggungnya, memberikan pundaknya sebagai panjatan untuk mengangkat kader terbaik kita , agar ketika di atas sebagai yang terbaik kita ini mampu mengangkat sahabat-sahabat yang lain yang masih di bawah,” ucapnya.

Dia menambahkan, para kader Ansor selalu taat kalau diperintah, dan diinstruksikan oleh pimpinannya. Dengan demikiaan, secara politik jika kader tidak taat dengan apa yang diperintahkan pimpinan Ansor akan siap didepak dari barisan Ansor.

Adik kandung Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf itu juga menjelaskan bahwa Banser sebagai sebuah barisan. Ia menegaskan bahwa sebuah barisan kalau di depan melangkahkan kaki ke kanan maka yang di belakangnya  juga harus melangkah kaki kanan.

Selain itu, jika kader yang di depan ke kiri, maka secara otomatis yang di belakangnya juga akan melangkahkan kaki ke kiri.

"Kalau di depan kaki kanan, belakang kaki kiri ingatkan sekali dua kali boleh diingatkan, ketiga kali sudah dingatkan yang di depan sudah jalan kaki kanan yang di bekakang masih tetap melanhkahkan kaki kirinya tidak ada pilihan lain keluarkan dari barisan,” ucapnya.

"Dan ini berlaku untuk semua struktur Pemuda Ansor dan barisan Ansor Serbaguna, baik pimpinan pusat pimpinan wilayah, pimpinan cabang, anak cabang sampai ranting dan ketika sudah menjadi barisan,” tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya