Berita

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule/Net

Politik

Iwan Sumule: Bagaimana Anggaran Pemilu 2024 Bisa Dibahas DPR, Kan APBN Masih Ditentukan Pemerintah Sampai 2023

MINGGU, 24 APRIL 2022 | 22:47 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Jawaban dari anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus soal pembahasan anggaran Pemilu 2024 masih belum memuaskan bagi Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule.

Iwan Sumule merupakan salah satu aktivis yang ragu pelaksanaan Pemilu 2024 bisa berjalan. Ini lantaran anggaran untuk penyelenggaraan pemilu belum diketok.

Menjawab kritik itu, Guspardi Gaus memastikan bahwa Komisi II akan konsisten dan serius mempercepat finalisasi pembahasan mengenai agenda tahapan serta anggaran Pemilu 2024. Pembahasan anggaran akan dilakukan lagi pada 10 Mei 2022 atau setelah lebaran.


Jawaban politisi PAN tersebut tidak memuaskan bagi Iwan Sumule. Sebab ada satu faktor kunci yang dikesampingkan, yaitu keberadaan UU 2/2020 tentang Corona.

“Berdasarkan UU 2/2020 Corona, APBN ditentukan oleh pemerintah selama masa penanggulangan Covid-19. Dan masa penanggulangan Covid-19 dalam UU No 2/2020 Corona sampai 2023,” tegasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (24/4).

Atas alasan itu, menurut analisanya, tidak akan ada pembahasan dengan DPR soal dana pemilu. Di satu sisi, Iwan Sumule mengingatkan bahwa di dalam lingkar kabinet ada pihak-pihak yang berupaya untuk menunda jalannya pemilu.

“Jadi, bagaimana anggaran pemilu bisa dibahas DPR, karena APBN masih ditentukan pemerintah sampai 2023,” tutupnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya