Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto/Net

Politik

Versi Populi Center, Prabowo Subianto Paling Disukai Publik, Disusul Sandiaga dan Anies Baswedan

MINGGU, 24 APRIL 2022 | 18:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dalam survei yang dilakukan Populi Center terkait tokoh masyarakat yang paling banyak disukai, Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menduduki peringkat pertama disusul Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Sholahuddin Uno.

Demikian disampaikan peneliti Populi Center Rafif Pamenang Imawan dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (24/4).

"Mayoritas masyarakat menyatakan Prabowo Subianto menjadi tokoh yang paling banyak disukai dengan 70,6 persen. Disusul Sandiaga Salahuddin Uno sebanyak 65,1 persen, Anies Baswedan 58,7 persen,” ucap Rafif.


Selain tiga tokoh terpopuler tersebut, Populi Center juga menampilkan tokoh lainnya seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mendapati tingkat kesukaan masyarakat sebesar 54 persen, kemudian Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebanyak 51,6 persen, selanjutnya Menteri Sosial Tri Rismaharini sebanyak 51,1 persen.

“Selanjutnya ada Khofifah Indar Parawansa sebanyak 47 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 40,7 persen, Puan Maharani 36,2 persen, Erick Thohir 35,6 persen, Nadiem Makarim 33,7 persen,” imbuhnya.

Selanjutnya, publik juga menyukai Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebanyak 25,9 persen, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa 25,2 persen. Selain itu, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar 20,1 persen, dan terakhir Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto hanya 19 persen.

"Sisa angka masuk kategori tidak tahu/tidak jawab,” tutupnya.

Populi Center menyelenggarakan survei nasional pada tanggal 21 hingga 29 Maret 2022 dengan sampel responden tersebar secara proporsional di 34 Provinsi di Indonesia.

Tujuan dari survei ini adalah untuk melihat dinamika politik jelang pemilu 2024 yang kian dekat, serta isu-isu nasional yang baru-baru ini menghangat.

Metode pengambilan data dalam survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden yang dipilih menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error Â± 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya