Berita

Minyak goreng/Net

Publika

CPO, Migor, dan Teriakan Saya Pancasila

OLEH: DAVID PRANATA BOER*
MINGGU, 24 APRIL 2022 | 10:28 WIB

SAYA pernah mencoba-coba (2014) mikir untuk memasok dagang migor ke LN.

Yang dituju kala itu adalah Bosnia atas permintaan Dubesnya di Jakarta, ketika ketemu dan bicara langsung.

Kebutuhan migor Indonesia sangat diminati oleh dunia, apalagi khususnya oleh negara-negara muslim. Karena migor Indonesia adalah Palm Oil.


Sempat "perang isu" oleh kapitalis Barat yang menyebut migor Indonesia adalah sumber pemicu kolesterol. Tapi lama kelamaan isu itu pupus sendiri. Tahu sendirlah politik barat. (Ini bisa jadi bab ulasan  tersendiri).

Tentang Bosnia, mereka sangat "tertekan" akan kebutuhan migor, karena komponen untuk memasak yang beredar  di kawasan itu adalah migor dari migor Ukraina (Bunga Matahari), migor Spain (olive oil) dan migor German (Fat Oil yang tidak halal). Dan sangat mahal.

Selain masalah stock, masalah distribusi sangat terikat dengan aturan "keamanan" dan "diskriminasi" di kawasan itu, yaitu kapal tidak bisa langsung sandar jika sebelumnya sandar di negara Arab atau Israel.

Misal contoh: dalam rutenya, kapal yang sandar di pelabuhan Israel tidak boleh langsung merapat ke pelabuhan Jordan, atau ke Saudi dan sebaliknya, ini menyangkut efisiensi rute.

Kali ini muncul masalah baru, jaminan stock migor terancam karena Perang Russia vs Ukraina.

Peluang yang dimainkan oleh produsen migor Indonesia adalah bagaimana mencapai "harga baru" atas migor, supaya dapat untung. Inilah perbuatan jahat terhadap konsumen Indonesia.

Sebenarnya peluang ekspor saat ini sangat baik demi menjamin menyeimbangkan stok migor dunia.

Masalahnya, ternyata stok dalam negeri terganggu, harga pun diseret mengikuti harga pasar. Nah ini.

Andaikan pemerintah Indonesia "kuat" mengatur volume ekspor "kartel" migor, dan dengan politik bisa menjamin harga di dalam negeri. Maka aman.

Tapi ketika harga di dalam negeri juga diseret  mengikuti harga dunia. Nah, ini yang terjadi.

Investasi tanah buat kebun dan karyawan yang kerja dan tenologi produksi, semuanya asli lokal Indonesia, tapi harga mengikuti harga dunia.

Ini yang sedang dilakukan oleh pemerintah. Menertibkan. Semoga mampu dan bisa.

Maka kiranya perlulah lagi untuk belajar pendidikan moral Pancasila. Janhan cuma teriak “saya Pancasila”.

*Penulis adalah Aktivis ITB 81

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Sidang Bluray Cargo Ungkap Kode-kode Suap untuk Kementerian/Lembaga

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:58

Duel Raksasa Eropa Prancis Hadapi Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:37

Adian Napitupulu: Kehadiran Buku Anotasi KUHAP Penting bagi BAM DPR

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:25

Pengacara Bantah Don Ritto Terlibat dalam Megakorupsi Bersama Febrie

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:00

Harga Minyakita Masih di Atas HET, Kemendag Bakal Perketat Distribusi Lewat BUMN

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45

Revisi UU Zakat, FOZ Dorong Skema Zakat sebagai Pengurang Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:37

Sinopsis Film Kung Fu Soccer, Comeback Stephen Chow Raup Rp1,3 Triliun dalam Dua Hari

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:33

Menag Ajak Alumni PTKIN Berkontribusi di Pemerintahan Prabowo

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:13

Ade Ginanjar Bela Bahlil: Polemik Batu Bara Jangan Digiring ke Ranah Politik

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:10

Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy A27 5G Indonesia, Segini Harganya

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:09

Selengkapnya