Presiden Joko Widodo/Net
Presiden Joko Widodo/Net
Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan mengurai bahwa pembiayaan proyek yang bekerja sama dengan China itu kini mengalami lonjakan signifikan. Bahkan lebih mahal ketimbang proposal yang pernah diajukan Jepang dan ditolak Indonesia karena dianggap kemahalan.
“Biaya proyek kereta cepat membengkak menjadi 8,1 miliar dolar AS, jauh lebih besar dari tawaran jepang sekitar 6 miliar dolar AS,†ujarnya lewat akun Twitter pribadi, Minggu (24/4).
Populer
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37
Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16
Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15
Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07
Senin, 19 Januari 2026 | 15:23
Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27
Senin, 26 Januari 2026 | 00:29
UPDATE
Jumat, 30 Januari 2026 | 02:09
Jumat, 30 Januari 2026 | 02:03
Jumat, 30 Januari 2026 | 01:21
Jumat, 30 Januari 2026 | 01:16
Jumat, 30 Januari 2026 | 01:11
Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41
Jumat, 30 Januari 2026 | 00:09
Jumat, 30 Januari 2026 | 00:04
Kamis, 29 Januari 2026 | 23:38
Kamis, 29 Januari 2026 | 23:15