Berita

Masinton Pasaribu saat hadir sebagai pembicara diskusi yang diselenggarakan Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem)/RMOL

Politik

Masinton dan Repdem Siap Pasang Badan untuk Haris Azhar Lawan Oligarki Kapital

SABTU, 23 APRIL 2022 | 23:01 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Politikus PDIP Masinton Pasaribu meminta Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) untuk mengambil sikap tegas demi demokratisasi yang telah diperjuangkan. Termasuk dalam hal ini mengadvokasi figur-figur yang terus memperjuangkan demokrasi dan rakyat yang dirampas haknya.

Masinton mengaku tahu persis sikap dan konsistensi Pendiri Lokataru Haris Azhar yang telah "dikriminalisasi" oleh oknum oligarki kapital yang sedang berlindung di balik ketiak kekuasaan.

Bahkan, lebih daripada itu, anggota Komisi XI DPR RI fraksi PDIP itu memastikan bakal "Pasang Badan" untuk Harus Azhar yang telah ditersangkakan oleh Polda Metro Jaya atas setelah dilaporkan oleh Menko Marvest Luhut Binsar Panjaitan.


"Saya sebagai anggota DPR akan menjaminkan. Nah teman-teman Repdem dan teman-teman PDIP ketika kalau umpama Bung Haris dipanggil polisi, teman-teman harus datang rame-rame. Siap ya?" tegas Masinton dalam diskusi publik yang diselenggarakan oleh Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) bertajuk "Meneguhkan Trisakti Bung Karno VS Oligarki Kapitalis" di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (23/4).

"Siap," sahut kader Repdem serempak.

"Iya dong. Bukan karena Bung Haris PDIP, bukan, tetapi beliau adalah kawan seperjuangan kita melawan oligarki tadi," tegas Masinton lagi.

Menurut Aktivis 98' itu, figur Haris Azhar adalah kawan seperjuangan dalam menegakkan ideologi marhaenisme dengan jalan Trisakti ala Bung Karno. Sehingga, Harus Azhar harus diadvokasi.

"Jadi, itu sebagai sikap keberpihakan kita karena beliau ini yang sudah mengabdikan dirinya di jalan mengadvokasi, mendampingi rakyat yang selama ini haknya dirampas, dan saya tau persis itu. Teman-teman harus menjadi pelopornya pejuang-pejuang rakyat. Berani apa takut?" kata Masinton.

"Beraniii," sahut kader Repdem.

"Merdeka! Iya dong harus berani kader banteng tuh. Harus didampingi," timpal Masinton.

"Ya saya siap menjaminkan. Dan kawan-kawan Repdem juga siap mendampingi. Tadi saya sampaikan ke Bung Haris ajak kawan-kawan yang lainnya karena yang kita lawan ini adalah kesemena-menaan oligarki kapital tadi yang antikritik," demikian Masinton.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Pendiri Lokataru, Haris Azhar dan Perwakilan dari Repdem Hasanuddin, dan kader Repdem lainnya.


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya