Berita

Ketua Jaringan Pemuda Remaja Masjid (JPRMI) Sumut, Abdul Jalil Ritonga/Net

Politik

Negara Sedang Sulit, Penundaan Pembangunan IKN Bukan Aib

SABTU, 23 APRIL 2022 | 01:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Meski sudah resmi mendapat payung hukum, pemindahan Ibukota Negara ke Penajam Paser Utara tak lantas berhenti dari kritikan masyarakat. Terutama soal momentum pemindahan IKN yang terkesan dipaksakan di tengah kondisi yang serbasulit saat ini.

Ditegaskan Ketua Jaringan Pemuda Remaja Masjid (JPRMI) Sumut, Abdul Jalil Ritonga, momentum pemindahan IKN ini terkesan mendesak dan waktunya tidak tepat.

Abdul Jalil berpendapat, tidak menjadi aib jika pembangunan IKN ditunda hingga kondisi lebih memungkinkan.


"Negara ini sedang tidak baik-baik saja," tuturnya, saat mengisi acara diskusi Progresive Democracy Watch (Prodewa) Sumatera Utara tentang rencana pemindahan Ibukota Negara (IKN) baru, Jumat (22/4)..

"Kita berharap kondisi ekonomi saat ini harus diperhatikan saat kita mau memindahkan Ibukota Negara," imbuh Abdul Jalil, dikutip Kantor Berita RMOLSumut.

Ditambahkan Abdul Jalil, selama pandemi Covid-19 ini, 1 dari 6 pemuda Indonesia kehilangan pekerjaannya.

"Jangan sampai karena pembangunan berfokus pada Ibukota Negara yang baru, sektor perekonomian yang lain tak menjadi concern," tandas Abdul Jalil Ritonga.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya