Berita

Ilustrasi Ibukota Negara Baru di Kalimantan Timur/Net

Politik

IKN Nusantara Jangan Sekadar Pemindahan Masalah Jakarta ke Kalimantan

JUMAT, 22 APRIL 2022 | 23:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Rancangan Undang-undang (RUU) Ibukota Negara Baru (IKN) telah disahkan oleh DPR RI menjadi Undang-undang menghadirkan harapan sekaligus kecemasan di masyarakat. Diharapkan, IKN baru di Kalimantan Timur tak hanya jadi alat untuk memindahkan masalah yang ada di Jakarta.

Menurut pengamat politik sekaligus akademisi, Dr Warjio, ada banyak aspek yang harus diperhatikan dalam pemindahan Ibukota Negara yang baru ini.

"Kalau dilihat dari aspek politik pembangunannya, tentu pemindahan Ibukota Negara yang baru ini memiliki dampak positif dan negatifnya. Hanya saja jangan sampai, pemindahan Ibukota Negara yang baru ini hanya menjadi pemindahan masalah yang ada di Jakarta kemudian dipindahkan ke Kalimantan Timur," kata Warjio saat mengisi acara diskusi Progresive Democracy Watch (Prodewa) Sumatera Utara tentang rencana pemindahan Ibukota Negara (IKN) baru, Jumat (22/4).
 

 
"Kalau mau pemerataan ekonomi terjadi, harusnya yang diperkuat adalah potensi wilayah otonom satu daerah," tambahnya, dikutip Kantor Berita RMOLSumut.

Warjio pun memberi contoh Amerika Serikat yang sangat memberikan keleluasaan kepada wilayah otonomnya. Sehingga perekonomiannya tidak terpusat di satu daerah saja.

Untuk itu, meyusul RUU IKN sudah disahkan menjadi UU, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara itu mengajak masyarakat untuk mendukung IKN baru di Kalimantan.

"Kita harus mendukung pembangunan Ibukota Negara yang Baru," tutupnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya