Berita

Aktivis 98 melakukan pertemuan bertajuk bergerak bersama mebangun negeri/RMOL

Politik

Syahganda Hingga Masinton Kumpul Bahas Bergerak Bersama Membangun Negeri

JUMAT, 22 APRIL 2022 | 20:03 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Momentum bulan suci ramadhan dimanfaatkan ratusan aktivis pergerakan untuk melakukan pertemuan. Mereka membahas situasi dan kondisi Indonesia dari masing-masing perspektif.

Pertemuan ini dibarengi dengan buka puasa bersama dan Dialog Nasional bertajuk “Bergerak Bersama Membangun Negeri” itu digelar di Kopi Politik, Pakubuwono, Jakarta Selatan, Jumat (22/4).

Syahganda Nainggolan yang hadir menjadi pembicara mengatakan, pertemuan ini menjadi penting dan harus menjadi stimulus ke depan. Sebab, menurut dia, sejumlah aktivis 98 saat ini telah menguasai ruang-ruang publik.


Menurut Syahganda, rekan-rekan aktivis 98' yang turut hadir dalam pertemuan kali ini dulu turut andil memperjuangkan reformasi. Sehingga, spirit perjuangan itu tetap harus diwujudkan.

“Saya sampaikan pertemuan ini adalah pertemuan penting, karena saya lihat tokoh-tokoh 98 ini sudah menguasai ruang publik. Cerita teman-teman 98 bagaimana kita kembali perjuangkan bersama-sama supaya kita ini betul-betul Indonesia tanpa Orba,” kata Syahganda.

Syahganda kemudian mengingatkan kembali pernyataan Mahfud MD yang menyebut bahwa Indonesia tidak memiliki kejelasan hingga 2024 mendatang.

“Ada dua hal, satu polarisasi politik dan korupsi merajalela,” ungkap Syahganda.

Sementara itu, Masinton Pasaribu berpandangan bahwa tema bergerak bersama ini harus mampu mengidentifikasi konteks persoalannya. Menurut Masinton, saat ini yang harus dilawan ialah oligarki yang menguasai kekuasaan.

“Ini yang menurut saya yang harus kita urai sebagai satu ganjalan proses kita, baik itu melaksanakan proses demokrasi yang substantif maupun dalam proses memperjuangkan keadilan,” ungkap Masinton.

Acara ini juga menggelar mimbar bebas, aktivis yang hadir masing-masing berorasi melihat situasi negeri ini.

Turut hadir dalam pertemuan kali ini antara lain Politikus PDIP Masinton Pasaribu, Aktivis 98' Faizal Assegaf, mantan Politikus Gerindra Arif Poyuono, Ketua ProDem Iwan Sumule, Immanuel Ebenezer, dan lain-lain.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya