Berita

Kolase Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dan Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan/Repro

Politik

Ray Rangkuti: Megawati Sedang Ingatkan Jokowi agar Tidak Terjerumus Manuver Luhut

JUMAT, 22 APRIL 2022 | 09:55 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kritik Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri yang menyebut penundaan pemilu sebagai permainan politik merupakan peringatan kepada Presiden Joko Widodo agar tidak terjerumus pada manuver Luhut Binsar Pandjaitan.

Menurut pendiri dan aktivis Lingkaran Madani, Ray Rangkuti, Megawati ingin mengingatkan Jokowi untuk hati-hati terhadap ide yang potensial akan menjerumuskan ke jurang sejarah yang kelam.

"Kritik Ibu Mega menjurus ke dua hal sekaligus. Pertama, setelah (Jokowi) dua periode memimpin negara ini dengan baik, jangan sampai diakhiri dengan buruk. Kelak akan dikenal sebagai presiden yang menambah masa jabatan lebih dua periode," kata Ray kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (22/4).


Hal kedua, kata dia, Megawati ingin mengingatkan Luhut agar ikut menjaga demokrasi.

"Mengingatkan LBP (Luhut Binsar Pandjaitan) agar menjaga demokrasi yang diperjuangkan dengan susah payah oleh masyarakat Indonesia," sambungnya.

Bukan tanpa sebab, Ray yang juga seorang aktivis sejauh ini tidak melihat adanya rekam jejak perjuangan Luhut dalam menjaga demokrasi.

"Sesuatu yang tidak diperjuangkan, sejatinya tidak layak dinikmati. LBP tidak ikut memperjuangkannya, tetapi menikmati hasilnya, kini malah ingin mengembalikannya ke era otoritarianisme," pungkas Ray.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya