Berita

Razia mendadak rumah tahanan (Rutan) Kebumen, Jawa Tengah/RMOLJateng

Presisi

Rutan Kelas II B Kebumen Dirazia Mendadak, Ada Apa?

JUMAT, 22 APRIL 2022 | 08:16 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Rumah Tahanan Kelas II B Kebumen dirazia mendadak oleh aparat gabungan kepolisian dari Polres Kebumen dan Kodim 0709 Kebumen.

Razia mendadak jelang Idulfitri ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Kebumen, Kompol Edi Wibowo, Kamis malam (21/4).


Sebanyak 4 kamar dari 21 kamar para narapidana dan tahanan digeledah satu persatu untuk memastikan tidak ada barang berbahaya yang disembunyikan para penghuni kamar.

Sebanyak 4 kamar dari 21 kamar para narapidana dan tahanan digeledah satu persatu untuk memastikan tidak ada barang berbahaya yang disembunyikan para penghuni kamar.

Saat dirazia, para tahanan dikeluarkan dari kamar dan dicek setiap sudut ruangan oleh petugas. Wakapolres mengatakan, razia tersebut dilakukan untuk mendapatkan hasil lebih maksimal mengenai potensi kejahatan di dalam rutan.

"Kita melibatkan Sat Narkoba, Sat Reskrim, Sat Intelkam, Sat Samapta Polres Kebumen dalam melakukan razia," jelas Kompol Edi diberitakan Kantor Berita RMOLJateng.

Dari razia yang digelar kurang lebih 1 jam, mulai pukul 20.00 WIB sampai 21.00 WIB, petugas gabungan mendapatkan sejumlah barang temuan di antaranya, korek api, sabuk, paku serta uleg-uleg dari kayu.

Barang-barang tersebut seharusnya tidak diperbolehkan masuk ke dalam kamar, sehingga harus diamankan oleh petugas.

Kepala Rutan Kelas II B Kebumen, Halasson Sinaga mengungkapkan, pihaknya mendukung penuh razia di Rutan agar benar-benar steril dari barang berbahaya.

"Razia ini dilaksanakan dalam rangka Hari Bakti Pemeriksaan. Hasil razia yang ditemukan adalah ikat pinggang, paku, sendok, kalau barang terlarang seperti narkoba tidak ditemukan," jelas Halasson Sinaga.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya