Berita

Prabowo Subianto melakukan safari politik ke Ponpes Zainul Hasan Genggong/RMOLJatim

Politik

Setelah Sowan Habib Lutfi Bin Yahya, Prabowo Subianto Safari ke Ponpes Tertua di Probolinggo Jatim

JUMAT, 22 APRIL 2022 | 02:45 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Selama beberapa pekan ini, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto serius dalam upaya memenangkan Pemilihan Umum di tahun 2024 mendatang.

Setelah menemui Maulana Habib Lutfi Bin Yahya di Pekalongan, Jawa Tengah, Prabowo Subianto melakukan safari politik ke pondok pesantren tertua di Kabupaten Probolinggo.

Pondok pesantren tertua yang dikunjungi Prabowo Subianto ini adalah Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong di Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo.


Seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJatim, dengan didampingi Ketua DPD Gerindra Jawa Timur, Anwar Sadad dan Sekretaris DPD Gerindra Jawa Timur Karisma Febriansyah, Prabowo Subianto bersilaturahim ke Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, KH Hasan Mutawakkil Alallah.

"Menemui sahabat lama saya (Ny Hj Diana Susilowati atau Neng Sus)," demikian kata Prabowo, Kamis (21/4).

Prabowo menyebut Neng Sus sebagai sahabat lama karena sudah mengenal sejak tahun 2014 silam.

Prabowo mengatakan bahwa tahun 2022 ini adalah kunjungan yang kedua kali di tanah Ponpes Zainul Hasan Genggong.

Sementara itu, Ketua DPD Gerindra Jawa Timur Anwar Sadad mengatakan, kalau kunjungan Prabowo Subianto ini untuk menyambung silaturahmi.

"Persahabatan ini cukup lama dan tidak pernah putus. Ini sekarang nyambung lagi silaturahmi itu," demikian penjelasan pria yang kali ini juga Wakil Ketua DPRD Jatim ini.
 
Selain itu masih kata Anwar Sadad, kalau kunjungannya ke Ponpes Zainul Hasan Genggong ini, usai menemani Presiden Jokowi saat kunker ke Pulau Madura.

"Kemarin Bapak Prabowo Subianto menemani Bapak Presiden (Joko Widodo) kunjungan kerja ke di Madura, sehingga hari ini menyempatkan diri untuk mengunjungi sahabat lamanya," ungkap Sadad.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya