Berita

Peringatan Hari Kartini oleh Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG)/Ist

Politik

Kekerasan Seksual Masih Marak, PP KPPG Ingin Pemerintah Bawa Isu Perlindungan Perempuan di Forum G20

KAMIS, 21 APRIL 2022 | 22:30 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) mendorong Pemerintah Indonesia memanfaatkan posisi sebagai Presidensi G20 untuk membahas isu-isu tentang perlindungan perempuan.

Dikatakan Ketua Umum PP KPPG Airin Rachmi Diany, isu itu perlu dibahas mengingat kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak dapat berdampak pada perekonomian negara dan hilangnya masa pendidikan anak sebagai penerus bangsa ke depan.

Pesan itu disampaikan Airin Rachmi Diany dalam momen Peringatan Hari Kartini yang digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (21/4).


“Kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak tidak mendapatkan tempat. Oleh karena itu, saya kira hal semacam ini perlu juga dibahas di forum-forum internasional seperti G20,” kata Airin.  

Pada acara itu juga, legislator Partai Golkar Adde Rosi Khoerunnisa membacakan beberapa pernyataan sikap PP KPPG dalam momen Hari Kartini. Pertama, Indonesia hari ini dihadapkan pada fakta bahwa kasus Kekereasan sekual terhadap perempuan dan anak masih marak.

"Oleh karena itu, pada proses selanjutnya setelah RUU TPKS disahkan menjadi undang-undang kami berkomitmen mengawal sosialisasi, edukasi dan advokasi sebagai upaya untuk mengimplementasikan undang-undang ini dengan baik,” terangnya.

Selain itu, kata Adde, PP KPPG menghimbau kepada seluruh orang tua Indonesia agar mengupayakan pendidikan yang layak.

“Menurut Kartini, pendidikan adalah jalan menuju kesejahteraan dan kebahagiaan bagi perempuan Indonesia. Oleh sebab itu PP KPPG menghimbau kepada seluruh orang tua di Indonesia untuk mengupayakan hak pendidikan yang layak bagi anak untuk hari ini dan masa depan,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara ini Sekjen PP KPPG Lindsey Afsari Puteri, Bendahara PP KPPG Tri Hanurita serta anggota DPR RI perempuan Fraksi Partai Golkar.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya