Berita

Direktur Jenderal di Kementerian Perdagangan, Indrasari Wisnu Wardhana (IWW), jadi tersangka kasus izin ekspor CPO/Net

Politik

Desak Pengusutan Kasus Mafia Migor Tak Berhenti di Dirjen Kemendag, Legislator Demokrat: Bongkar Sampai ke Menterinya!

RABU, 20 APRIL 2022 | 12:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi III DPR RI mendukung penuh langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus tindak pidana korupsi ekspor minyak sawit mentah (CPO) yang menjerat Direktur Jenderal di Kementerian Perdagangan (Kemendag) Indrasari Wisnu Wardhana (IWW). Bahkan, Kejagung diminta membongkar tuntas kasus yang telah menyebabkan minyak goreng langka itu.

"Apalagi melibatkan pejabat negara yang diduga melakukan abuse of power, menyalahgunakan jabatan dan kewenangannya secara melawan hukum," tegas, anggota Komisi II DPR RI, Didik Mukrianto, kepada wartawan, Rabu (20/4).

Menurut Didik, seorang pejabat negara seharusnya memposisikan diri sebagai pelayan masyarakat. Bukan justru bertindak sebaliknya dengan cara korupsi dan merugikan masyarakat sedang kesulitan.


"Melihat moral hazard yang terjadi terkait dengan minyak goreng belakangan ini yang membuat masyarakat menghadapi kelangkaan minyak goreng dan situasi yang sulit, maka penegakan hukumnya tidak boleh tebang pilih, tidak boleh pandang bulu," tegasnya.

Atas dasar itu, legislator dari fraksi Partai Demokrat berharap aparat penegak hukum untuk tidak berhenti mengusut kasus mafia minyak goreng hingga level Dirjen Kemendag saja.

"Bukan hanya terhadap level Dirjen saja. Jika nyata ada pelanggaran di lingkaran birokrasi Kemendag, maka harus ditindak tegas dan diproses secara hukum yang berlaku. Termasuk Menterinya, tidak terkecuali," paparnya.

"Selain itu seluruh pihak yang terlibat dan menjadi bagian mafia minyak goreng yang menyulitkan masyarakat ini harus dibongkar tuntas dan disikat habis," imbuhnya menegaskan.

Sebab, kata Didik Mukrianto, sangat tidak masuk akal, "ada tikus mati di lumbung padi" dalam skandal minyak goreng yang menyengsarakan rakyat kecil ini.

"Mana mungkin kita produsen terbesar CPO bisa mengalami kelangkaan minyak goreng kalau tidak dipermainkan oleh mafia? Tragis sekali, bahkan Presiden pun sempat geram kepada Menteri Perdagangan yang tidak bisa menyelesaikannya," katanya.

"Mafia minyak goreng ini harus segera dihentikan, berantas hingga tuntas sampai akar-akarnya. Tindak tegas dan hukum berat para pelakunya, utamanya birokrat dan pejabat yang menjadi bagian dan yang melindungi kejahatan ini," sambungnya.

Lebih lanjut, Didik juga menyebut konstalasi kenaikan harga kebutuhan pokok, BBM, dan konsumsi kebutuhan masyarakat berpotensi akan terus melambung dan langka. Untuk melindungi masyarakat dari kegiatan moral hazard, kata dia, mafia-mafia dan oknum-oknum tersebut harus mendapat efek jera.

"Melalui tindakan tegas yang terukur dan masif dari aparat hukum, serta sanksi dan hukuman yang tegas dan berat perlu dilakukan," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya