Berita

Kolase Ade Armando dan Eddy Soeparno/RMOL

Politik

PAN Siap Pasang Badan Bela Eddy Soeparno Hadapi Ade Armando

RABU, 20 APRIL 2022 | 12:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Amanat Nasional (PAN) memastikan akan turut mengawal laporan polisi yang dilayangkan Ade Armando terhadap Sekretaris Jenderal PAN, Eddy Soeparno.

"Kami pastikan partai akan mengawal seluruh prosesnya. Karena kami yakin dan percaya saudaraku Eddy Soeparno tidak melakukan kesalahan apa pun," kata Ketua DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay kepada wartawan, Rabu (20/4).

Di sisi lain, Ketua Fraksi PAN DPR RI ini justru memgaku aneh dengan laporan kuasa hukum Ade Armando yang dilakukan diam-diam di malam hari dan baru dirilis esok harinya.


"Padahal kan sebelumnya sudah bicara somasi ke mana-mana. Seperti antiklimaks saja,” imbuhnya.

Saleh menegaskan, sebagai anggota DPR RI, Eddy Soeparno mempunyai kewajiban menyuarakan dan bersikap terhadap situasi yang terjadi di masyarakat. Tindakan seorang anggota DPR dalam menjalankan tugasnya pun dilindungi oleh Pasal 224 UU MD3.

“Kami juga menolak pernyataan kuasa hukum Ade Armando yang menuding seakan anggota DPR bertindak seenaknya karena memiliki hak imunitas. Tudingan itu bakal menyinggung banyak anggota legislatif lainnya kalau tidak ditarik segera dan disertai permintaan maaf,” katatanya.

Ia juga tak sependapat dengan pernyataan kubu Ade Armando yang menuding Eddy Soeparno ikut campur dalam kasus yang menjerat aktivis media sosial itu.

Bagi Saleh, Eddy Soeparno adalah wakil rakyat yang berkewajiban menyuarakan pendapatnya sebagai bentuk fungsi pengawasan yang dilindungi oleh undang-undang.

“Anggota DPR RI itu di mana pun penugasan komisinya, memiliki konstituen yang aspirasinya harus didengarkan dan disuarakan,” tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya