Berita

Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay/RMOLLampung

Nusantara

Klaim Tuntutan Aksi 13 April Diteruskan ke Pusat, Mingrum Gumay: Aksi Lanjutan untuk Apa?

SELASA, 19 APRIL 2022 | 18:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay mengklaim DPRD telah menindaklanjuti tujuh tuntutan massa aksi Aliansi Lampung Memanggil (ALM) 13 April 2022.

Di mana, tuntutan tersebut diteruskan kepada Presiden Joko Widodo dan pimpinan DPR RI di Jakarta, Selasa (19/4).

Hal tersebut disampaikan Mingrum Gumay menyusul rencana ALM yang akan kembali menggelar aksi pada Kamis (21/4).


Adapun tujuh tuntutan tersebut massa aksi saat itu adalah, menolak kenaikan harga BBM dan Indonesia krisis energi, menjamin stabilitas harga kebutuhan pokok, mewujudkan reforma agraria sejati dan cabut UU Cipta Kerja.

Selanjutnya, mempermudah akses kesehatan untuk seluruh rakyat Indonesia, mewujudkan pendidikan gratis ilmiah dan demokratis, hentikan kriminalisasi dan represifitas terhadap gerakan rakyat.

"Aspirasi mereka sudah ditindaklanjuti, termasuk hari ini RDP (Rapat Dengar Pendapat) dengan Dinas Perdagangan kami teruskan juga, begitu juga ke dinas lainnya," kata Mingrum.

Mingrum  melanjutkan, selain diteruskan ke pusat, aspirasi tersebut juga sudah dikoordinasikan dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan jajarannya.

"Sepanjang penyampaian aspirasi demokrasi itu konstitusional, kita sikapi secara bijak. Selain ke pusat, koordinasi dengan dinas dan gubernur dengan jajarannya. Jadi aksi lanjutan itu untuk apa?" tanyanya.

Dia meminta Aliansi Lampung Memanggil yang berencana melakukan aksi lanjutan, untuk tidak langsung menjustifikasi tuntutannya tidak ditanggapi.

"Parlemen jalanan seperti itu jangan langsung justifikasi. DPRD ini aspiratif tapi saya sebagai Ketua juga jangan ditekan dengan gaya di jalanan," demikian Mingrum seperti diberitakan Kantor Berita RMOLLampung.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya