Berita

Billboard sindiran dari Jubir PKS, Muhammad Kholid, di Depok/Repro

Politik

Soal 3 Periode, Jubir PKS: Boleh, Asal Jadi Kades

SELASA, 19 APRIL 2022 | 17:14 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Masih munculnya wacana perpanjangan jabatan presiden 3 periode memunculkan sejumlah ide di masyarakat. Salah satunya yang dilakukan Jurubicara Partai Keadilan Sosial (PKS), Muhammad Kholid, dengan memasang billboard sindiran di Kota Depok, Jawa Barat.

Billboard yang terpasang di persimpangan Universitas Indonesia dan Kelapa Dua Depok itu, tegas menyindir pihak-pihak yang masih ingin mewujudkan wacana 3 periode. Di billboard dengan foto Muhammad Kholid berukuran besar itu tampak tulisan "3 Periode? Boleh, Asal Jadi Kepala Desa".

"Wacana tunda pemilu dan perpanjangan jabatan presiden ini harus kita hentikan. Karena itu inkonstitusional, mematikan demokrasi, dan akan memantik instabilitas sosial-politik nasional," kata Kholid dalam keterangannya, Selasa (19/4).


Kholid mengaku tujuan pemasangan billboard di Depok itu untuk menyindir pihak-pihak yang masih saja menginginkan wacana penundaan pemilu atau perpanjangan jabatan presiden 3 periode.

"Kalau masih ngotot mau perpanjangan jabatan presiden dan maunya konstitusional itu bisa saja. Caranya adalah jadi kepala desa, itu bisa dipilih hingga tiga periode dan setiap periode masa jabatannya enam tahun menurut ketentuan Undang-Undang nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa," paparnya.

Kholid juga meyakini mayoritas kepala desa, juga masyarakat luas, menolak ide penundaan pemilu dan perpanjangan jabatan presiden.

"Yang dibutuhkan kepala desa itu kesejahteraan aparatur dan masyarakat desa. Bukan perpanjangan jabatan presiden," tandasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya