Berita

Ketua KPK Firli Bahuri dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf usai mendatangani nota kesepahaman/Repro

Hukum

Gandeng PBNU, Firli Bahuri: Hari Ini Pasukan Antikorupsi Bertambah

SELASA, 19 APRIL 2022 | 15:41 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menandatangani nota kesepahaman dalam upaya membersihkan Indonesia dari praktik-praktik korupsi.

“KPK terus melebarkan sayap, memperkuat barisan. Dan hari ini, pasukan antikorupsi bertambah, dengan telah ditandatanganinya nota kesepahaman antara PBNU dengan KPK,” kata Firli dalam sambutannya usai penandatanganan nota kesepahaman KPK-PBNU di Gedung Juang Merah Putih, KPK, Jakarta Selatan, Selasa (19/4).

Pemberantasan korupsi tidak hanya bisa dilakoni oleh KPK sendiri. Oleh karena itu, Firli mengungkapkan bahwa visi KPK ialah bersama masyarakat menurunkan angka korupsi untuk mewujudkan Indonesia maju.


KPK, kata Firli telah merancang strategi dalam rangka menjawab tantangan pemberantasan korupsi salah satunya ialah dengan cara memberikan pendidikan antikorupsi kepada masyarakat juga meningkatkan peran serta masyarakat.

Dalam strategi itu, KPK mengajak segenap anak bangsa untuk menjadi bagian yakni sebagai agen pembangun integritas dan penyuluh anti korupsi. Firli mengatakan, strategi ini dimaksudkan untuk membangun satu budaya dan peradaban antikorupsi.

Menurut Firli, menggandeng PBNU yang memiliki sejarah panjang karena telah berdiri kurang lebih satu abad yang lalu dengan 34 pengurus wilayah, 31 cabang yang berada di luar negeri, 520 cabang di seluruh Indonesia dan tidak kurang dari 120 juta warga Nahdlatul Ulama alias nahdliyin menjadi satu kekuatan untuk mewujudkan Indonesia yang terbebas dari korupsi.

“Tidak berlebihan rasanya kalau saya ingin mengajak rekan-rekan semua yang tergabung dalam Nahdlatul Ulama ikut bersama, kita bergandengan tangan untuk membangun budaya yakni budaya antkorupsi. Saya sangat yakin indonesia akan bebas dan bersih dari praktik-praktik korupsi,” demikian Firli.

Acara penandatanganan nota kesepahaman antara KPK dan PBNU ini sekaligus dengan peringatan Nuzulul Quran 1443 hijiriah. Hadir dalam acara itu, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dan jajaran, serta wakil pimpinan KPK serta pejabat struktural KPK.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya