Berita

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera/Net

Politik

PKS Minta Menteri yang Berambisi Nyapres Mundur dari Kabinet, Jangan Ganggu Kerja Jokowi

SELASA, 19 APRIL 2022 | 12:00 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Para menteri pemerintahan Presiden Joko Widodo yang berambisi ikut bertarung di Pilpres 2024 diminta mundur dari jabatan di kabinet. Sikap tegas itu penting agar kinerja presiden bisa lebih fokus mengatasi beragam persoalan.

"Jika memang benar-benar ada menteri berambisi maju dalam kontes pilpres agar pertimbangkan mundur dari jabatannya. Beri kepada yang lain agar Pak Jokowi bisa betul-betul melayani rakyat, dibantu menteri-menterinya yang penuh dan fokus," kata Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, Selasa (19/4).

Ia menekankan, sejauh ini tidak ada larangan kepada para menteri untuk ikut berkontestasi dalam pesta demokrasi lima tahunan seperti pilpres. Apalagi, semakin banyak calon, maka akan semakin baik.


Namun yang tidak kalah diingat, pemerintah juga memiliki target capaian kinerja pejabat publik yang juga harus baik, bukan sekadar pencitraan demi nama baik menuju panggung 2024.

"Jadi bukan sekadar pencitraan diri saja, seolah-olah telah berhasil memenuhi target capaian, padahal yang bersangkutan tidak berhasil memenuhi," tekannya.

Oleh karenanya, Mardani menyarankan kepada para menteri yang berambisi ikut Pilpres 2024 meletakkan jabatannya sebagai menteri. Selain agar tidak mengganggu kinerja Presiden Jokowi, juga agar para calon presiden benar-benar mempersiapkan gagasan yang akan ditawarkan kepada rakyat.

"Sehingga jika memang terpilih tak akan lagi ada pernyataan: 'Presiden yang lalu mewariskan masalah pelik untuk diselesaikan'," tutupnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya