Berita

Suasana tahlilan di rumah Arifin, korban fatality di areal tambang PT Menambang Muara Enim./RMOLSumsel

Nusantara

Fatality di Tambang Muara Enim, Keluarga Korban Tuntut Kejelasan

MINGGU, 17 APRIL 2022 | 11:59 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Pihak keluarga menuntut kejelasan terkait kecelakaan kerja yang merenggut nyawa Arifin. Mereka tak yakin dengan informasi bahwa korban bekerja secara ilegal dan berharap tanggung jawab dari pihak perusahaan atas peristiwa naas itu.

"Sampai sekarang, kami keluarga masih menunggu. Bagaimana kronologis persisnya dan bagaimana kelanjutannya. Kalau soal tanpa izin, rasanya tidak mungkin anak kami bekerja ilegal seperti itu," kata mertua almarhum, Aziz Junaidi.

Suasana duka masih menyelimuti keluarga yang tinggal di RT 16/06, Kelurahan Sako Baru, Palembang itu saat disambangi Kantor Berita RMOLSumsel, Jumat sore (16/4). Puluhan kerabat dan tetangga datang silih berganti menyampaikan duka.


Arifin adalah salah satu korban fatality di areal PT Menambang Muara Enim (PT MME) pada Kamis (11/4). Ia dan rekannya Yusuf meninggal dunia setelah terjatuh dari tower setinggi 36 meter yang hendak dibongkarnya. Tower radio itu milik  PT Ulima Nitra (PT UN), pemegang IUJP di tambang milik PT MME yang telah habis kontraknya.

Aziz menceritakan, hari dimana kecelakaan naas itu terjadi, adalah hari pertama menantunya bekerja di CV Galang Spider Komputer, vendor tower bagi PT Ulima Nitra. Sudah empat tahun Arifin menjadi pekerja kontrak yang bekerja di proyek ketinggian. Selama itu, semua berjalan baik-baik saja.

“Baru satu hari pindah dari CV sebelumnya ke CV yang sekarang, dan terjadilah musibah itu,” ungkapnya.

Aziz mengaku, sampai saat ini belum ada perwakilan dari CV atau perusahaan yang menggunakan jasa menantunya itu, datang menyambangi pihak keluarga.

“Jangankan pertanggungjawaban, menyampaikan ucapan duka pun tidak. Malah ditambah isu begini (masuk area kerja secara ilegal),” ujar dia.   

Tanggung Jawab Perusahaan
Kasus kecelakaan kerja yang merenggut nyawa ini juga mendapat perhatian dari DPRD Muara Enim.Anggota Komisi III DPRD Muara Enim, Kasman MA menuntut pihak PT MME juga ikut bertanggung jawab dalam kejadian ini.

"Tempat dia bekerja dan pemberi kerja (PT MME) harus bertanggung jawab. Seperti asuransi dan hal lain (masa depan keluarga korban), setelah kejadian ini," tegas Kasman kepada Kantor Berita RMOLSumsel.

Kasman mengatakan, fatality tambang di Muara Enim, harus mendapat perhatian khusus dan diselidiki secara tuntas penyebabnya oleh kepolisian ataupun Inspektur Tambang.  Sebab, fatality ini menjadi ancaman bagi pekerja yang umumnya warga Muara Enim dan Sumsel.

Dua kecelakaan kerja berujung fatality dalam sepekan, menurut Kasman adalah pukulan telak bagi industri pertambangan di Muara Enim. Ada sesuatu yang harus segera diperbaiki agar kejadian serupa tidak berulang.

"Jika operasional perusahaan ini tidak sesuai prosedur yang standar, maka operasional harus dihentikan. Kita semua tahu dan harus melakukan evaluasi secara menyeluruh. Sehingga kedepan, kami meminta pelaksanaan K3 di seluruh perusahaan yang ada di Muara Enim dan proses pembinaan dan pengawasan harus lebih intens dilakukan," tandas Kasman.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Giliran ASN dan Pejabat Bea Cukai Diperiksa KPK

Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:56

Usulan ATM MBG Bakal Dibahas di Komisi IX DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:40

UPDATE

Penanganan Kabupaten Terdampak Gempa NTT Terus Difokuskan Kemensos

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:21

KPK Ungkap Pengondisian Pembagian Kuota Haji 50:50 Sebelum MoU RI-Arab Saudi

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:16

BNPB Perkuat OMC Tangani Karhutla di Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:02

Iran Pamerkan Pabrik Rudal Balistik Bawah Tanah

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:26

Pasukan Darat dan Water Bombing Dikerahkan Padamkan Karhutla Kalsel

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:21

KPK Usut Dugaan Korupsi PBJ Era Bupati Bogor Rudy Susmanto

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:13

Prabowo dan Jokowi Hadiri Pernikahan Kasespri Rizky Irmansyah di JCC

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:07

Desa Sade Terbakar, Ini Sejarah dan Asal-usul Masyarakat Suku Sasak

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:52

Ada Gerhana Bulan Sebagian Akhir Agustus 2026, Catat Jadwalnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:43

Karhutla Kalsel, Api Tak Terlihat tapi Gambut Masih Berasap

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:13

Selengkapnya