Berita

Aktivis Papua, Natalius Pigai/Net

Politik

Serangan Rasisme yang Dialami Natalius Pigai Masuk Laporan HAM AS

SABTU, 16 APRIL 2022 | 15:12 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tindakan rasisme yang dialami aktivis Papua, Natalius Pigai turut tercantum dalam laporan praktik HAM di negara-negara tahun 2021 yang dirilis Departemen Luar Negeri AS.

Dalam dokumen sebanyak 60 halaman yang diterima redaksi, Deplu AS menyoroti salah satunya dugaan diskriminasi yang dialami masyarakat keturunan melanesia, terutama di Papua dan Papua Barat.

Deplu AS menjadikan dasar laporan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dalam dokumen tersebut, di mana disebutkan bahwa orang-orang keturunan melanesia menghadapi kekerasan dari polisi.


Bahkan salah satu yang disoroti adalah aksi rasisme yang diduga dilakukan oleh Ketua Umum Relawan Jokowi-Amin (Projamin) yang dialamatkan kepada aktivis Natalius Pigai.

"Pada bulan Januari, Ketua Organisasi Relawan Projamin, Ambroncius Nababan, menggunakan bahasa rasis dan gambar gorila untuk menyerang Natalius Pigai, mantan komisioner hak asasi manusia dan seorang etnis Papua, atas kritik Pigai terhadap vaksin Sinovac Covid-19," demikian bunyi dokumen Deplu AS dikutip redaksi, Sabtu (16/4).

Merespons laporan tersebut, Pigai menilai rasisme yang dialaminya telah menjadi perhatian dunia. Bahkan menurutnya, phobia terhadap Papua sudah meluas di era pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Kebijakan Jakarta untuk Papua didominasi oleh Papua Phobia tidak hanya di level pemerintah Jokowi, tapi juga telah masif di kalangan rakyat Indonesia," demikian kata Pigai kepada Kantor Berita Politik RMOL.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya