Berita

Klaim keberhasilan Jokowi bangun 1.900 km dipatahkan Said Didu/Net

Politik

Said Didu: Jokowi Bangun Jalan Gratis hanya 592 Km, BUMN Terbelit Utang karena Bangun Tol Berbayar yang Rugi

SABTU, 16 APRIL 2022 | 01:57 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Presiden Joko Widodo merasa bangga karena selama 7 tahun memerintah telah berhasil membangun tol sepanjang 1.900 km. Kata Jokowi, selama 40 tahun Indonesia hanya mampu membangun jalan tol sepanjang 780 km.

Kebanggaan Presiden Jokowi mendapat kritikan dari mantan Sekretaris BUMN, Muhamad Said Didu, Jumat (15/4).

Melalui laman Twitter pribadinya, Said Didu memberikan pandangan untuk Jokowi agar informasi tentang pembangunan infrastruktur jalan tol harus berimbang.


Said Didu menjelaskan bahwa selama presiden sebelum Jokowi, mereka telah berhasil membuat jalan negara gratis selama 10 tahun dengan total 11.182 km. Jika dirata-rata, Said Didu mengungkapkan per tahun ada jalan negara gratis yang berhasil dibangun sepanjang 1.181 km.

Pria yang dikenal dengan sebutan Manusia Merdeka ini menegaskan bahwa di era Jokowi hanya membangun jalan negara sepanjang 592 km atau 98 km per tahun.

“Bapak bangun jalan negara selama 6 tahun hanya 592 km atau hanya 98 km/tahun,” demikian kritikan Said Didu.

Menurut Said Didu, saat ini BUMN karya sedang menanggung utang karena membangun tol. Di sisi lain, tol yang dibangun oleh BUMN karya justru tidak menguntungkan negara tetapi malah rugi.

“BUMN sekarang terbelit utang karena bangun tol berbayar yang rugi,” pungkas Said Didu.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya