Berita

Demo mahasiswa di depan Gedung DPRD Jawa Barat/Net

Politik

Bawa Sejumlah Tuntutan saat Demo di Gedung DPRD Jabar, Mahasiswa Tegaskan Komitmen Bela Rakyat

JUMAT, 15 APRIL 2022 | 12:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi se-Jawa Barat yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Jawa Barat, menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Jawa Barat pada Kamis (14/4).  

Beberapa perwakilan perguruan tinggi itu antara lain dari UIN Bandung, Unisba, Unpas, Telkom Univeristy, Ekuitas, Unikom, Universitas Al Ghifari, UKRI, STTT, STKS, Unla, STIE Pasundan, dan beberapa kampus lainnya.

Ketua BEM STTT, Haza Andika Ramadhan mengatakan, aksi yang digelar di depan Gedung DPRD Jabar dan Gedung Sate ini menegaskan sikap bahwa mahasiswa berpihak kepada rakyat dalam menyikapi situasi nasional yang terjadi saat ini.


"Serta komitmen mahasiswa untuk menjaga kesucian demokrasi dan menjaga amanat reformasi," tegasnya.

Dalam aksinya di depan Gedung DPRD Jabar itu, Aliansi Mahasiswa Jawa Barat membawa sejumlah tuntutan aksi. Yakni tuntaskan mafia minyak goreng dan permasalahan stabilisasi harga bahan pokok dll, serta penjaminan atas ketersediaannya.

Lalu normalisasi harga BBM dan tuntaskan kelangkaan BBM. Turunkan standardisasi PPN dan maksimalkan alokasi APBN untuk kesejahteraan rakyat.

Kemudian, hentikan pembangunan IKN dan tinjau ulang UU–IKN di tengah situasi transisi yang dilanda oleh krisis multisektor. Juga memastikan Pemilu 2024 terlaksana sesuai konstitusi.

Aksi berlangsung lancar tanpa hambatan sampai menjelang berbuka puasa dan diterima oleh Wakil Ketua DPRD.

"Kami menerima langsung penyampaian aspirasi secara tertulis yang ditujukan kepada Ketua DPR RI dengan tembusan Menteri BUMN, Menteri Pertanian, Menteri Keuangan, dan Gubernur Jabar. Untuk hal tersebut kami aliansi mahasiswa Jabar akan terus mengawal," pungkas Haza Andika.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya