Berita

Ilustrasi ibadah haji/Net

Politik

Komisi VIII Demokrat: Biaya Haji Naik Enggak Masalah Asal Pelayanan Juga Meningkat

JUMAT, 15 APRIL 2022 | 10:33 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kenaikan ongkos ibadah haji tahun 2022 harus dibarengi dengan peningkatan pelayanan yang diberikan pemerintah kepada jemaah haji.

Pemerintah harus memastikan pelayanan maksimal lantaran para jemaah sudah menunda keberangkatan hingga dua tahun akibat pandemi Covid-19. Penundaan ini tentu membuat kondisi fisik jemaah saat ini berbeda dengan dua tahun lalu.

"Kondisi fisik mereka tentu tidak semaksimal yang dulu lagi. Ini juga harus dipastikan betul pelayanan mereka di sana," kata anggota Komisi VIII DPR RI, Achmad dalam keterangan di Jakarta, Jumat (15/4).


DPR akan memantau dan mengontrol pelaksanaan haji untuk memastikan pelayanan berjalan dengan baik. Karena, kenaikan biaya itu harus seiring dengan pelayanan.

"Komisi VIII akan memantau proses haji jangan sampai biaya naik, tetapi pelayanannya enggak meningkat. Kalau biaya naik karena pelayanan meningkat itu tak masalah," tegas politisi Demokrat itu.

Kementerian Agama RI dan DPR sepakat biaya penyelenggara ibadah haji tahun 2022 sebesar Rp 39.886.009 per orang, naik dari tahun 2020 yang ditetapkan Rp 35 juta.

Namun penambahan biaya haji ini tidak dibebankan kepada calon jemaah karena alokasi Virtual Account (VA) jemaah lunas tunda sampai Juni 2022 rata-rata Rp 4,69 juta per jemaah menjadi sumber pelunasan BPIH 2022, dengan catatan pengelolaan setoran lunas tunda 2021 dan 2022.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Ngobrol Serius dengan Kapolri

Senin, 19 Januari 2026 | 05:45

Legislator Golkar Tepis Keterlibatan Bahlil soal Sawit Papua

Senin, 19 Januari 2026 | 05:25

Dokter Tifa: Keren Sekali Mobilnya, Bang Eggi!

Senin, 19 Januari 2026 | 04:59

Mahasiswa Harus jadi Subjek Revolusi Digital, Bukan Hanya Penonton

Senin, 19 Januari 2026 | 04:47

Kader Gerindra Papua Barat Daya Wajib Sukseskan Program Pemerintah

Senin, 19 Januari 2026 | 04:27

Perbakin Lampung Incar Banyak Medali di PON 2028

Senin, 19 Januari 2026 | 03:59

Pendidikan Bukan Persekolahan

Senin, 19 Januari 2026 | 03:48

Maruarar Sirait Dicap Warganet sebagai Penyelamat Konglomerat

Senin, 19 Januari 2026 | 03:24

Narasi Bung Karno Lahir di Jombang Harus jadi Perhatian Pemkab

Senin, 19 Januari 2026 | 02:59

Dankodaeral X Cup 2026 Bidik Talenta Pesepak Bola Muda Papua

Senin, 19 Januari 2026 | 02:45

Selengkapnya