Berita

Nur Shodiq Askandar/RMOL

Politik

Tidak Setuju Penghakiman Berlebihan, Ulama NU Ini Ingin Publik Ingat Jasa Luhut untuk Indonesia

KAMIS, 14 APRIL 2022 | 23:35 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kritikan dan desakan agar Presiden Joko Widodo mencopot Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan terus disuarakan oleh banyak kalangan. Meski demikian tidak semua setuju, ada juga yang mengatakan bahwa desakan pencopotan itu tidaklah perlu.

Intelektual muda Nahdlatul Ulama (NU) Nur Shodiq Askandar mengatakan bahwa melihat sosok Luhut harus dengan kacamata yang jernih. Kata Kiai Nur Shodiq, selama menjadi pembantu di pemerintahan Jokowi, Luhut telah memberikan banyak kontribusi yang signifikan bagi kebaikan bangsa Indonesia.

Dalam pandandan Pria yang juga Wakil Rektor Universitas Islam Malang (Unisma) ini, setiap orang pasti memiliki sisi baik dan buruk. Termasuk semua orang pasti telah banyak memberi manfaat dan mudhorot dalam hidupnya


“Bagi saya Pak Luhut banvak memberi manfaat bagi kepentingan bangsa. Seperti pandemi Covid-19 kan melakukan upaya penyelamatan bangsa, ya berhasil selama ini. Upayanya (Luhut) mendatangkan investor juga baik,” demikian kata Ulama yang juga Ketua LP Ma’arif Jawa Timur ini kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis malam (14/4).

Kiai Nur Shodiq mengimbau masyarakat tidak melakukan penghakiman berlebihan terhadap Luhut. Apalagi saat ini umat Muslim sedang menjalankan ibadah puasa bulan suci Ramadhan.

Menurutnya, saat ini yang terpenting adalah bagaimana menyampaikan pernyataan-pernyataan yang meneduhkan. Ia menyarankan sebaiknya pernyataan keras dikurangi. Dengan demikian, banyak energi positif dalam upaya memulihkan kondisi bangsa yang serba sulit seperti saat ini.

Terkait dengan situasi bangsa Indonesia saat ini, KiÅŸi Nur Shodiq berpendapat bahwa perlu kerja bersama dari seluruh elemen bangsa. Kondisi ekonomi yang sulit akibat terdampak pandemi Covid-19 dalam 2 tahun terakhir hanya bisa diatasi dengan bergandengan tangan.

Ia tidak yakin, jika nantinya Luhut diganti, orang yang menempati posisi mantan Donjon Kopassus itu akan lebih baik dalam menjalankan tugasnya.

“Lebih baik menyampaikan pernyataan menyejukkan, bersama-sama mengawal semuanya hanya untuk kepentingan bangsa ini, sehingga fokus ibadahnya jalan, negara berjalan tengan baik, kegaduhan juga berkurang,” pungkas Nur Shodiq.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Obituari Dudi Sudibyo

Senin, 16 Maret 2026 | 21:36

Sekda Jateng Diperiksa Kejati

Senin, 16 Maret 2026 | 21:12

Mendes Optimistis Ekonomi Desa Bergerak Bersama Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 21:06

Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Lebih dari 32 Ribu Orang Ikut Mudik Gratis Presisi 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Kunjungi Kantor Agrinas, Menkop Godok Operasional Kopdes

Senin, 16 Maret 2026 | 20:49

Media Berperan Penting sebagai Pilar Demokrasi

Senin, 16 Maret 2026 | 19:48

PT KAI Bangun 5.484 Rusun Nempel Stasiun di Empat Kota

Senin, 16 Maret 2026 | 19:28

Survei Konsumen: Komitmen Lingkungan Jadi Penentu Pilihan AMDK

Senin, 16 Maret 2026 | 19:14

Untung dari Perang

Senin, 16 Maret 2026 | 19:05

Selengkapnya