Berita

Jenderal Dudung Abdurachman dan Irjen Fadil Imran/Net

Politik

Dianggap Mumpuni Jaga NKRI, Warganet Minta Irjen Fadil jadi Kapolri, Jenderal Dudung Panglima TNI

KAMIS, 14 APRIL 2022 | 21:09 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sosok Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dianggap mampu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) oleh salah satu pengguna Twitter.

Aspirasi itu datang dari akun @Rachim007. Dari unggahannya di Twitter yang dilihat redaksi, Kamis (14/4), ia manganggap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kurang tegas memimpin korps bhayangkara.

“Beliau cocok jadi Kapolri. teges dan berwibawe,” unggah @Rachim007 yang foto profilnya bergambar lambang Pancasila dan Presiden Joko Widodo.


Ia berharap agar Presiden Jokowi segera mengganti Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri, dan secepatnya menggangkat Fadil Imran yang saat ini menjabat Kapolda Metro Jaya. Akun tersebut juga berharap Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman diangkat sebagai Panglima TNI.

“Kapolri nyang sekarang eni semoga cepet diganti..!!! Dan Irjen Fadil Imran secepetnye diangkat jadi Kapolri buat ngejage NKRI bersame KSAD Jenderal Dudung. Bravo TNI,” kata dia yang turut mengunggah foto Fadil Imran dengan Dudung Abdurachman.

Sejak diunggah pada Rabu (13/4), postingan @Rachim007 ini telah mendapat 451 retweet dan 2.211 orang menyukainya. Rerata, komentar warganet lain sependapat dengan apa yang diharapkan oleh akun @Rachim007 ini.

“Dukung Pak Fadil sebagai Kapolri, kita perlu pimpinan Polri yang tegas,” timpal akun @Samsul737.

“Kalau soal pangkat dan jabatan mugkin belum pantas, tapi kalau soal ketegasan sikap layak dipertimbangkan sangat setuju kalau jadi Kapolri,” ujar akun @Nyo_234 mendukung usulan ini.

“Betul, daripada yang sekarang,” akun @heksa_p menimpali.



Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya