Berita

Presiden Joko Widodo dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Jika Megawati dan Jokowi Kompak, Sangat Mudah Dongkel Luhut dari Kursi Menteri

KAMIS, 14 APRIL 2022 | 10:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Untuk mendongkel posisi Luhut Binsar Pandjaitan dari jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju sebenarnya tak sulit, seperti pandangan banyak orang. Syaratnya, Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, harus kompak.

Karena itu, menurut Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, Megawati harus bisa tegas kepada Jokowi.

"Mega dapat menegaskan kepada Jokowi, mau pilih Megawati dan PDIP atau Luhut Binsar Pandjaitan?" ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (14/4).


Menurut Saiful, Megawati harusnya tidak bersikap maju mundur dan membiarkan Jokowi seperti dikuasai oleh Luhut. Karena hal tersebut berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi perjalanan PDIP.

"Jokowi kan kader bahkan dimajukan oleh PDIP, sehingga saya kira terlalu naif kalau misalnya berani melawan titah dan perintah partai," terang Saiful.

Sehingga, lanjut Saiful, jika Megawati dan Jokowi kompak, maka dengan sangat mudah mendongkel Luhut dari kursi menteri.

"Meskipun bisa jadi pada akhirnya justru Jokowi merasa tidak nyaman lagi di PDIP. Sehingga bukan tidak mungkin yang bersangkutan keluar dari PDIP. Saya kira semuanya bisa terjadi, termasuk kemungkinan Mega dan Jokowi bersatu untuk melakukan reshuffle terhadap posisi Luhut dari kursi Menko," pungkas Muslim.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya