Berita

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres/Net

Dunia

Berpatokan Pada Hukum Internasional, Sekjen PBB Tolak Gunakan Istilah Genosida dalam Krisis Ukraina

KAMIS, 14 APRIL 2022 | 08:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penggunaan kata "genosida" atas peristiwa di Ukraina seperti yang disampaikan Presiden AS Joe Biden, untuk saat ini dinilai kurang tepat.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengisyaratkan hal itu saat seorang jurnalis bertanya pada Rabu (13/4), apakah yang terjadi di Ukraina dapat disebut sebagai “genosida", seperti klaim Biden dalam pidatonya pada Selasa (12/4).

“Genosida didefinisikan secara ketat dalam hukum internasional. Dan untuk PBB, kami bergantung pada keputusan hukum final oleh badan peradilan yang sesuai,” jawab Guterres, seperti dikutip dari RT, Kamis (14/4).


Dia menambahkan bahwa PBB sangat prihatin dengan dugaan "pelanggaran hak asasi manusia," serta dengan dampak dramatis dari konflik di Ukraina.

“Tetapi kami menyerahkan definisi apakah ada atau tidak situasi genosida kepada badan peradilan yang relevan dalam hal ini,” kata Sekretaris Jenderal, menambahkan bahwa Pengadilan Kriminal Internasional telah meluncurkan penyelidikan atas masalah tersebut.

Sebelumnya di hari yang sama, Presiden Prancis Macron juga menolak untuk bergabung dengan Biden dalam menggambarkan tindakan militer Rusia di Ukraina sebagai “genosida,” menekankan bahwa dia “akan berhati-hati dengan persyaratan seperti itu.”

Pernyataan para pemimpin itu datang ketika Kepala Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional Karim Khan mengunjungi Ukraina, yang dia sebut sebagai “tempat kejadian kejahatan.”  

Dia berjanji untuk "mengikuti bukti" selama penyelidikan, sambil mencatat bahwa ICC memiliki alasan yang masuk akal untuk percaya bahwa kejahatan dalam yurisdiksi pengadilan sedang dilakukan.

Kiev menuduh Rusia melakukan genosida awal bulan ini setelah mengungkapkan gambar-gambar yang mengganggu dari apa yang diklaim sebagai bukti pasukan Rusia telah dengan sengaja membunuh warga sipil di kota Bucha, barat laut Kiev.  

Rusia membantah tuduhan itu dan mengatakan Kiev memanipulasi dan membuat bukti untuk menjebak pasukan Rusia dan merusak proses perdamaian.

 Menurut Konvensi Genosida PBB, istilah “genosida” berarti tindakan yang dilakukan “dengan maksud untuk menghancurkan, secara keseluruhan atau sebagian, suatu kelompok nasional, etnis, ras atau agama.”

Definisi ini mencakup pembunuhan anggota kelompok, menyebabkan kerugian fisik atau mental yang serius, dengan sengaja merusak kondisi kehidupan kelompok, memaksakan tindakan yang dimaksudkan untuk mencegah kelahiran, serta memindahkan secara paksa anak-anak dari kelompok ke kelompok lain.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya