Berita

Jalan rusak di Kalimalang/RMOLJabar

Nusantara

Jadi Jalur Mudik, Jalanan di Kalimalang Masih Hancur

KAMIS, 14 APRIL 2022 | 01:29 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menjelang Idul Fitri, jalur inspeksi Kalimalang biasanya dipilih sebagai jalur alternatif bagi pemudik terutama mereka yang mengendarai sepeda motor.

Namun saat ini, kondisi jalan terpantau rusak parah. Lapisan beton yang retak sampai lubang-lubang cukup besar tersebar pada jalur sepanjang 23 kilometer ini. Akibatnya, jalur ini sulit dikatakan laik untuk jalur pemudik.

Salah seorang warga sekitar, Agus mengatakan, kerusakan jalan di sepanjang jalur Kalimalang sudah berlangsung sejak beberapa tahun lalu. Namun, tidak pernah ada perbaikan secara menyeluruh.


Alih-alih memperbaiki jalan, Pemerintah Kabupaten Bekasi malah sibuk membangun infrastruktur pendamping di Kalimalang yang boleh jadi kebutuhannya tidak mendesak.

“Enggak tahun ini kenapa dibiarin. Pernah dibenerin tapi ya gitu-gitu juga. Kagak beres,” kata Agus dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (13/4).

Berdasarkan informasi, sedikitnya Rp 26 miliar digelontorkan Pemkab Bekasi pada APBD 2022 untuk perbaikan di Kalimalang. Namun, perbaikan itu tidak sedikit pun menyentuh kondisi jalan.

Anggaran puluhan miliar rupiah itu justru digunakan untuk pembangunan drainase dan trotoar sebesar Rp 8,9 miliar dan penataan Jalan Kalimalang (Tegaldanas-Tegalgede) dengan anggaran sebesar Rp 15,8 miliar.

Akan tetapi, penataan itu bukan pada kondisi jalan melainkan hanya membangun median jalan. Ironisnya, median jalan yang dibangun hanya menyusun pembatas pada bagian tengah jalan. Sedangkan setelah dipasang median, bagian tengah pada jalur Kalimalang ini tidak disentuh.

Jika umumnya median tengah jalan diisi taman, di jalur Kalimalang Kabupaten Bekasi justru dibiarkan begitu saja. Alhasil kondisinya seperti kolam memanjang di tengah jalan. Jika hujan turun, air tergenang di median tersebut lalu merembes ke jalan yang akhirnya merusak kondisi jalan tersebut.

Sementara itu, trotoar yang dibangun tahun lalu itu kini lebih banyak digunakan warga untuk parkir kendaraan dan pedagang untuk berjualan. Setiap tahun, pembangunan trotoar sendiri sempat mendapat banyak kritikan karena dinilai tidak tepat sasaran. Kendati begitu, pembangunan trotoar tetap dilakukan dan terus dianggarkan tiap tahun.

Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi, Heru Pranoto mengakui tidak ada anggaran untuk perbaikan Jalan Kalimalang pada tahun lalu. Perbaikan median jalan pun harusnya paralel dengan taman namun tidak terjadi.

Hanya saja, Heru tidak menjelaskan mengapa tidak ada perbaikan Jalan Kalimalang secara menyeluruh.

“Harusnya paralel, seingat saya pas pembahasan itu, dulu sudah dianggarkan di Dinas Perkimtan, kemudian tahun 2021, dipindahkan lah ke Dinas LH. Saya tanyain, kata LH kegiatannya, iya dipindahkan, tapi anggarannya enggak dipindahin, gimana kita mau ngerjain? Kemudian ditarik lagi ke Dinas Perkimtan, katanya sudah dianggarin tahun ini,” jelasnya.

Pelaksana Tugas Bupati Bekasi, Akhmad Marjuki mengakui rusaknya kondisi Jalan Kalimalang. Bahkan, kata dia, beberapa titik rusak parah. Untuk itu, mulai pekan ini, Pemkab Bekasi melakukan perbaikan titik yang rusak. Total ada 31 titik yang akan diperbaiki hingga menjelang lebaran nanti.

“Saya meninjau langsung kondisinya di sepanjang Jalan Kalimalang ini rusak memang. Maka dari itu sebagai persiapan mudik, akan diperbaiki. Total ada 31 titik yang diperbaiki dengan luas sekitar 4.800 meter persegi,” ucap dia.

Namun demikian, perbaikan tidak dilakukan secara menyeluruh namun hanya beberapa titik yang dinilai membahayakan.

“Target kami sebelum lebaran sudah selesai pembangunannya,” tandasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Sidang Bluray Cargo Ungkap Kode-kode Suap untuk Kementerian/Lembaga

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:58

Duel Raksasa Eropa Prancis Hadapi Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:37

Adian Napitupulu: Kehadiran Buku Anotasi KUHAP Penting bagi BAM DPR

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:25

Pengacara Bantah Don Ritto Terlibat dalam Megakorupsi Bersama Febrie

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:00

Harga Minyakita Masih di Atas HET, Kemendag Bakal Perketat Distribusi Lewat BUMN

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45

Revisi UU Zakat, FOZ Dorong Skema Zakat sebagai Pengurang Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:37

Sinopsis Film Kung Fu Soccer, Comeback Stephen Chow Raup Rp1,3 Triliun dalam Dua Hari

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:33

Menag Ajak Alumni PTKIN Berkontribusi di Pemerintahan Prabowo

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:13

Ade Ginanjar Bela Bahlil: Polemik Batu Bara Jangan Digiring ke Ranah Politik

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:10

Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy A27 5G Indonesia, Segini Harganya

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:09

Selengkapnya