Berita

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan di Lampung/RMOLLampung

Nusantara

Kandas di Tengah Jalan, Zulkifli Hasan Berkilah Penundaan Pemilu Cuma Omongan Politik

RABU, 13 APRIL 2022 | 11:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sikap berbeda terkait penundaan Pemilu 2024 kini disampaikan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan. Setelah sebelumnya turut mengusulkan, kini ia menyebut penundaan pemilu tidak akan terealisasi.

Zulhas, sapaan Zulkifli Hasan pun mengaku sikap yang sebelumnya mendukung penundaan Pemilu 2024 hanya sekadar pernyataan politik.

"Dalam politik biasa saja, itu namanya komunikasi politik, tapi dalam realisasi pilpres ada peraturan dalam UUD, jadi itu tidak ada dan enggak mungkin," kata Zulhas saat kunjungan di Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung, Selasa (12/4).


Saat ini, ia meminta kepada masyarakat untuk tidak lagi meributkan penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan jabatan presiden karena tidak mungkin terwujud.

"Jadi kalau kita ribut masalah tiga periode, itu barangnya tidak ada. Tapi kalau mau ramai-ramai di Jakarta atau di sini, ya boleh boleh aja," kata mantan Ketua MPR RI itu seperti diberitakan Kantor Berita RMOLLampung.

Sejatinya, perpanjangan masa jabatan boleh saja, asal konstitusinya sudah diubah. Namun jika melihat kondisi saat ini masih mustahil karena setiap partai sudah memiliki calon masing-masing untuk Pilpres 2024.

"Saya mantan ketua MPR tidak sembarang saya berbicara. Lagi pula, PDIP punya capres, Golkar punya capres, semua punya capres. Yang belum punya capres saya aja, PAN," tutupnya.

Agenda kunjungan Zulhas ke Lampung selain buka bersama di PWM Lampung, juga menemui sejumlah pengurus Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama.

Ia menemui Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di Lampung Selatan. Dilanjutkan menemui PDM Tanggamus di Gisting dan PDM Pringsewu.

Selanjutnya, ia buka puasa bersama di Kantor PWM Lampung di Bandar Lampung. Agendanya ditutup dengan pertemuan bersama Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya