Berita

Presiden Rusia, Vladimir Putin/Net

Dunia

Putin Tuduh Ukraina Merekayasa Insiden Bucha

SELASA, 12 APRIL 2022 | 22:22 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Merespon kritik Barat yang mencap Presiden Rusia, Vladimir Putin sebagai aktor Genosida atas Insiden Bucha, Putin mengatakan seluruh kejadian di Bucha itu hanyalah rekayasa dan palsu dari pihak Ukraina.

Putin membela pihaknya atas insiden itu pada Selasa (12/4), Ia mengatakan bahwa gambar dan rekaman mayat yang berserakan di kota Bucha di Ukraina adalah palsu.

Putin membandingkan tuduhan Ukraina bahwa prajurit Rusia telah mengeksekusi warga sipil di Bucha dengan pencorengan nama Presiden Suriah, Bashar al-Assad oleh Barat, dengan dalih serangan senjata kimia di Suriah.


"Ini adalah jenis agenda palsu yang sama (dilakukan pada Bashar) di Bucha," ujar Putin, dikutip dari Reuters, Selasa (12/4).

Pada dasarnya, Ukraina menuduh militer Rusia mengeksekusi penduduk Bucha, sebuah kota di luar ibu kota Kyiv yang telah diduduki pasukan Rusia selama beberapa minggu sebelum mundur.

Negara-negara Barat telah menyerukan agar Rusia bertanggung jawab atas pembunuhan warga sipil dihukum. Selain itu, sebagian dari mereka juga mencap Putin sebagai aktor Genosida atas kejadian tersebut.

Kremlin kemudian membalasnya dengan menuduh Ukraina melakukan adegan rekayasa mengerikan, untuk menggagalkan pembicaraan damai dan mendorong Barat menjatuhkan lebih banyak sanksi terhadap Moskow.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Polri Evaluasi Penggunaan Senpi Buntut Kasus Iptu N di Makassar

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:58

Luhut Usul Pembentukan Satgas Khusus Imbas Konflik Israel-Iran

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:39

Selebgram Klaim Dijadikan Tersangka dan Ngadu ke Kapolri

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:10

Perang Timur Tengah Siap-siap Bikin APBN Babak Belur

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:55

Warga Temukan Bayi Mungil Ditemani Sepucuk Surat di Gerobak Nasi Uduk

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:31

Iran Pertegas Kembali Fatwa Haramkan Senjata Nuklir

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:08

Berikut Jadwal One Way hingga Contra Flow di Tol Trans Jawa saat Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:45

Luhut: Spirit Rakyat Iran Tidak Pernah Goyang

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:21

Rapimnas IKA-PMII, Bedah Dampak Gejolak Timteng Terhadap Ekonomi RI

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:05

50 Lansia Dhuafa di Depok Terima Santunan Ramadan

Kamis, 05 Maret 2026 | 22:58

Selengkapnya