Berita

Tokoh nasional dan begawan ekonomi Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli Ingatkan Bahaya Kekerasan Politik, Tidak Kasat Mata tapi Dampaknya Struktural

SELASA, 12 APRIL 2022 | 13:11 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tokoh nasional Rizal Ramli mengingatkan segenap anak bangsa untuk lebih mengedepankan diskursus dalam memikirkan masa depan bangsa.

Hal ini sekaligus untuk menghindari praktik-praktik bahaya yang bisa dilakukan penguasa.

"Ketika orang belum terbiasa dengan diskursus, mudah mengambil tindakan kekerasan jalanan maupun kekerasan 'politik'," kata Rizal Ramli kepada redaksi, Selasa (12/4).


Yang paling berbahaya, kata begawan ekonomi ini, adalah kekerasan politik.

"Kekerasan politik tidak kasat mata, pelaku-pelakunya invisible hands, kaum elite, pengpeng (pengusaha sekaligus penguasa), dan lain-lain, namun kerusakannya besar," tegas RR.

Ia lantas mengutip sosiolog Norwegia sekaligus pendiri disiplin perdamaian dan konflik, Prof. Johan Vincent Galtung, kekerasan politik juga diartikan dengan kekerasan struktural.

Kekerasan struktural yakni suatu bentuk kekerasan di mana beberapa struktur sosial atau institusi sosial dapat merugikan orang dengan menghalangi mereka untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya