Berita

Ketua Koordinasi Bidang Kebijakan Publik dan Isu Strategis DPP Partai Nasdem, Suyoto/Net

Politik

Jokowi Tegas Tolak Wacana 3 Periode dan Penundaan Pemilu, Para Menteri Dilarang Mbalelo

SELASA, 12 APRIL 2022 | 08:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Seluruh jajaran menteri di Kabinet Indonesia Maju diingatkan untuk tak lagi membicarakan soal penundaan pemilu maupun perpanjangan masa jabatan presiden. Sebab, Presiden Joko Widodo sudah tegas menyatakan penolakannya terhadap wacana yang sudah membuat gaduh masyarakat tersebut.

"Saya kira Presiden Jokowi sudah secara tegas dan klir menyampaikan penolakan penundaan pemilu maupun jabatan tiga periode. Jadi, saya kira para menteri dan pembantunya harus menyesuaikan," ujar Ketua Koordinasi Bidang Kebijakan Publik dan Isu Strategis DPP Partai Nasdem, Suyoto, dalam keterangannya, Selasa (12/4).

Bahkan, Suyoto menafsirkan pernyataan tegas Jokowi itu sekaligus sebagai perintah kepada para pembantunya agar tidak mbalelo atau menjerumuskan presiden sebagai pihak yang menentang konstitusi. Karena efek dari wacana tiga periode dan penundaan pemilu ini justru menyasar Presiden Jokowi, bukan menteri.


Buktinya, dalam berbagai aksi demo yang digelar di beberapa daerah termasuk di gedung DPR RI Senin kemarin (11/4) jelas mengarah kepada sosok Jokowi. Bahkan, ada narasi ingin menjatuhkan pemerintahan.  

Presiden Jokowi pun dengan cepat mengklarifikasi dan meyakinkan publik yang masih ragu-ragu.

"Sekali lagi, Nasdem mengapresiasi pernyataan tersebut dan saya kira itu jawaban Presiden atas berbagai kegelisahan publik yang mengemuka," katanya.

Lebih lanjut mantan Bupati Bojonegoro dua periode ini mengingatkan kepada pejabat publik maupun para menteri agar menjaga pernyataannya dan perasaan masyarakat. Dalam situasi ekonomi yang buruk dan naiknya harga kebutuhan pokok seperti saat ini, emosi masyarakat kepada pemerintah bisa lebih mudah meledak.

"Ke depan akan menjadi tahun politik, diperlukan komunikasi yang baik antarkomponen bangsa. Komunikasi yang jelas dan klir. Kita harapkan ada sambung rasa dan sambung batin antarsesama," demikian Suyoto.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya