Berita

Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Jhonny Gerard Plate/RMOL

Politik

Dinamika Pilpres Menghangat, Nasdem Bentuk Tim Khusus Buru Capres 2024

MINGGU, 10 APRIL 2022 | 19:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dinamika politik jelang Pilpres 2024 mulai menghangat. Partai Nasdem membentuk tim khusus untuk memburu sosok yang tepat untuk diusung sebagai calon presiden (Capres) untuk pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang.

Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Jhonny Gerard Plate menyampaikan bahwa sejauh ini pihaknya sudah mengantongi tiga nama yang dianggap layak jadi kandidat utama calon presiden pilihan Nasdem.

Dikatakan Johnny, tim tersebut tidak hanya diisi oleh kader partai. Partai besutan Surya Paloh itu akan melibatkan orang-orang yang memiliki kualifikasi untuk menilai siapa pemimpin nasional yang patut dipilih sebagai Capres.


"Sedang disusun oleh steering commite, tentu akan melibatkan dunia akademik," kata Johnny di rumah dinasnya, Jalan Widya Candra, Jakarta Selatan, Minggu (10/4).

Selanjutnya, Nasdem akan mengumumkan ke masyarakat tiga nama bakal calon yang akan diusung. Di sisi lain, Nasdem bakal memantau pergerakan tiga nama tersebut untuk dikerucutkan menjadi satu nama.

Johnny menyampaikan tiga nama Calon Presiden (Capres) akan diumumkan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada Juni 2022. Proses pemilihan tiga nama dimulai dari tingkat bawah.

"Dari level paling rendah. Mulai dewan pimpinan ranting," katanya.

Adapun tahap yang dimaksud yaitu menampung suara tingkat ranting terkait sosok yang akan diusung. Pada prosesnya, aspirasi itu ditampung dewan pimpinan daerah (DPD).

Kemudian, DPD menyampaikan ke dewan pimpinan wilayah (DPW). Selanjutnya, DPP akan memutuskan tiga nama calon yang akan diusung.

"Nanti akan dibicarakan di rapat kerja nasional setelah mendengar pendapat wilayah," demikian Johnny.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya